Fraksi NasDem

NasDem Bedah Pemikiran Bung Hatta, Ikhtiar Membangun Etika Politik

28 Oct 2026, 16:52 WIB 2 MENIT BACA 6
NasDem Bedah Pemikiran Bung Hatta, Ikhtiar Membangun Etika Politik
Oleh: Admin Editor

Jakarta, (28/10). Partai NasDem membedah pemikiran Mohammad Hatta tentang etika negarawan, demokrasi, dan keadilan sosial sebagai upaya memperkuat karakter serta integritas kader. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-15 Partai NasDem sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Kelas Khusus Sekolah Pemikiran Bung Hatta digelar di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (28/10), bekerja sama dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan, Ekonomi dan Sosial (LP3ES) serta Yayasan Hatta. Kegiatan ini diikuti 50 kader Partai NasDem yang menduduki posisi pimpinan maupun anggota legislatif dari wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Empat tema dibahas dalam kelas tersebut, yakni Etika Negarawan, Kemakmuran dan Keadilan Sosial, Pendidikan dan Kebudayaan, serta Politik dan Demokrasi.

Disampaikan Ketua Yayasan Hatta Halida Hatta, bahwa pemikiran Bung Hatta relevan sebagai landasan kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Bagaimana seorang pemimpin mempunyai visi dan misi untuk kenegaraan dan kemasyarakatan. Ini penting untuk membangun jiwa bangsa, karakter bangsa, dan karakter diri untuk menjadikan Indonesia bermartabat dan berkualitas hidupnya,” ujar Halida.

Menurut dia, forum ini bukan sekadar ruang belajar, melainkan upaya membangun semangat bela bangsa dan mengembangkan pemikiran kritis melalui gagasan para pendiri bangsa.

Disampaikan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim, bahwa kelas tersebut merupakan kelas mandiri pertama dalam program Sekolah Pemikiran Bung Hatta. Partai NasDem, kata dia, terus mengembangkan tradisi diskusi dan literasi di NasDem Tower.

“Ini terus-menerus kami upayakan di NasDem Tower, baik diskusi buku, bedah buku, maupun bedah film sebagai bagian dari upaya kami menuju partai modern yang sesungguhnya,” kata Hermawi.

Inisiatif tersebut, diapresiasi oleh Direktur Eksekutif LP3ES, Fahmi Wibawa. Menurut dia, partai politik modern perlu membangun tradisi riset, literasi, serta kepemimpinan yang berlandaskan integritas dan etika.

“Partai politik yang modern adalah partai politik yang punya kultur teknokrasi, punya kultur riset, punya kultur literasi,” ujar Fahmi.

Dinilai olehnya, pendidikan politik berbasis karakter penting di tengah tantangan keteladanan dan dinamika politik menjelang pemilu.

Melalui kegiatan ini, Partai NasDem berupaya menghadirkan kembali pemikiran Bung Hatta sebagai khazanah bangsa, sekaligus bahan refleksi bagi kader dalam menjalankan tanggung jawab politik dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. (JHL.7)

Tags Terkait

#Fraksi NasDem #NasDem
Nining Indrashaleh

"Kita juga mendidik para kader-kader penggerak yang ada di wilayahnya masing-masing sehingga dengan kegiatan-kegiatan ini diharapkan Partai NasDem bisa naik kelas."

Nining Indrashaleh

Gubernur ABN NasDem