Jakarta, (04/9). Partai NasDem mulai memanaskan mesin organisasi menuju Pemilu 2029. Tak kurang dari 500 kader dari Jawa Barat, Riau, dan Papua Tengah mengikuti pembukaan Laboratorium Gerakan (Laga) Perubahan 2.0 bertajuk “NasDem Naik Kelas”, Pelatihan Kader Penggerak untuk Pengembangan Partai Angkatan VII, di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (4/9).
Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa. Hadir Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim, Bendahara Umum Ahmad Sahroni, Gubernur ABN Nining Indra Shaleh, jajaran pengurus DPP Partai NasDem, serta sejumlah kepala daerah.
Disampaikan oleh Saan, mengenai pesan Ketua Umum Partai NasDem agar seluruh jajaran partai mulai merapatkan barisan dan memperkuat konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
“Pesan utamanya adalah menjaga soliditas, meningkatkan militansi, loyalitas, dan mulai mempersiapkan diri menuju 2029,” kata Saan.
Menurutnya, Pemilu 2029 akan memiliki tantangan berbeda dibandingkan dengan tiga pemilu sebelumnya yang diikuti Partai NasDem. Persaingan diperkirakan semakin ketat sehingga persiapan tidak boleh dilakukan menjelang pemilu.
Ditegaskan Saan, bahwa konsolidasi struktur partai harus dimulai sejak sekarang, termasuk melakukan rekrutmen calon anggota legislatif di seluruh tingkatan.
Dimintai juga olehnya, seluruh kader dan pengurus Partai NasDem memiliki mental pemenang. Keyakinan, optimisme, semangat, motivasi, tekad, serta kemauan kuat harus menjadi modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kalau kita ingin menambah kursi, maka kerja keras kita harus berlipat dari yang lain. Perjuangan, daya juang, dan pengorbanan juga harus berkali lipat,” tegasnya.
Selain penguatan mesin politik, ditekankan Saan, mengenai pentingnya memastikan keberadaan Partai NasDem agar terus dirasakan masyarakat. Menurutnya, partai politik harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, bukan hanya ketika momentum pemilu tiba.
Dicontohkan olehnya, respons Partai NasDem terhadap berbagai bencana, termasuk kebakaran di Kalimantan, gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga persoalan kekeringan di sejumlah wilayah Jawa Barat.
“NasDem ingin senantiasa hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, partai harus hadir,” ujarnya. (JHL.7)