Jakarta, (9/10). Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem, Imamuddin meninjau langsung proses pengerjaan peninggian jalan dan pembuatan sodetan di kawasan Kebon Bawang, Jakarta Utara. Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan warga, khususnya dalam mengantisipasi persoalan genangan dan banjir.
Pengerjaan peninggian jalan dan sodetan tersebut ditargetkan akan rampung pada awal November. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi terjadinya genangan di kawasan permukiman warga.
“Alhamdulillah, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga cepat tanggap. Ini merupakan bagian dari permintaan warga untuk dilakukan peninggian jalan dan pemasangan sodetan. Mudah-mudahan setelah pekerjaan ini selesai, wilayah yang sebelumnya sering mengalami banjir bisa lebih aman,” kata Imamuddin, Kamis (8/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Imamuddin berdialog dengan warga dan Ketua RT setempat terkait kondisi lingkungan serta progres pengerjaan. Ia mengajak masyarakat agar ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan lubang-lubang pada saluran yang berpotensi dimanfaatkan untuk membuang sampah.
“Lubang-lubang pada sodetan jangan sampai digunakan untuk membuang sampah. Kalau sampah menumpuk di bawah, justru aliran air bisa terganggu dan kondisi banjir bisa semakin parah. Karena itu, kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini,” katanya.
Selain itu, warga juga diminta tidak memanfaatkan bagian jalan yang telah ditinggikan secara berlebihan, terutama dengan membuat bangunan atau bagian yang menonjol sehingga dapat mengganggu fungsi dan kenyamanan jalan.
Pengerjaan infrastruktur tersebut juga menyasar sejumlah titik jalan di kawasan Kebon Bawang, termasuk wilayah RT 18 dan RT 3. Peninggian jalan dan pemasangan sodetan merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti aspirasi warga yang selama ini mengeluhkan persoalan banjir.
Disampaikan juga oleh Imamuddin, apresiasinya kepada jajaran Dinas SDA, Dinas Bina Marga, aparat lingkungan, serta masyarakat yang turut mendukung proses pengerjaan ini.
“Harapannya, setelah selesai dikerjakan, warga bisa menikmati hasil pembangunan ini dan tidak lagi khawatir terhadap banjir yang sebelumnya sering terjadi,” ujarnya. (JHL.7)