Butuh Langkah Nyata Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Jakarta, (6/20). Butuh komitmen dan
kerja nyata semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan
dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
"Dibutuhkan langkah nyata yang
lahir dari komitmen bersama yang kuat untuk membangun mekanisme pencegahan dan
penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari
Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3/1026).
Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang
Kesehatan Jiwa Anak ditandatangani oleh sembilan menteri di Kantor Kementerian
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kamis
(5/3/2026).
Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial,
Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga,
serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hadir untuk
menandatangani SKB tersebut.
Menurut Lestari, SKB yang ditandatangani
sembilan menteri itu harus mampu menumbuhkan komitmen kuat pihak-pihak terkait
untuk membangun ekosistem yang mendukung perkembangan jiwa anak dan remaja ke
arah yang lebih baik.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat
bahwa efektivitas kerja sama para pihak terkait untuk membangun kesehatan jiwa
yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa harus segera terwujud, mengingat
tren kasus bunuh diri remaja yang meningkat.
Tercatat dalam Data Kepolisian Negara
Republik Indonesia, bahwa kasus bunuh diri pada kelompok usia anak (0-15 tahun)
meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, yaitu dari 604 kasus pada
2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.
Selain itu, Survei Nasional Pengalaman
Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) pada 2024, tercatat 62,19% anak dengan masalah
kesehatan jiwa juga mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir.
Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X
DPR RI itu, upaya mewujudkan penguatan fungsi keluarga dan pengasuhan positif
di tengah masyarakat yang menjadi salah satu tujuan SKB tentang Kesehatan Jiwa
itu, bukan hal yang mudah.
Sangat diharapkan oleh Anggota Majelis
Tinggi Partai NasDem itu, upaya yang dilakukan para menteri tidak sebatas
menandatangani SKB, tetapi lebih dari itu sejumlah keputusan yang telah diambil
harus segera direalisasikan dengan langkah nyata.
Sehingga, ditegaskan oleh Rerie, bahwa rentetan
kasus kekerasan dan bunuh diri anak bisa segera ditekan dan diatasi, sebagai
bagian dari upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa
depan. (JHL.7)