Transformasi Digital Kunci Percepatan Investasi Global
Jakarta, (13/5). Anggota Komisi I DPR RI, Andina
Thresia Narang, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi faktor penting
dalam mempercepat investasi dan perdagangan global Indonesia di tengah
persaingan ekonomi dunia yang semakin kompetitif.
Menurut Andina, perkembangan teknologi digital
telah mengubah pola investasi dan perdagangan secara signifikan sehingga
Indonesia harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal dalam ekonomi global.
“Transformasi digital memberikan kesempatan besar
bagi Indonesia untuk menjadi pemain penting dalam ekonomi global. Namun,
kesiapan masyarakat dan penguatan literasi digital menjadi faktor yang sangat
menentukan,” kata Andina, Selasa
(12/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Webinar
Literasi Digital bertema 'Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global' yang
diselenggarakan Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian
Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI.
Legislator Fraksi Partai NasDem itu menilai
digitalisasi membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar,
meningkatkan efisiensi bisnis, serta menarik investasi di berbagai sektor
strategis.
Namun, diingatkannya, bahwa peluang tersebut harus
diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan digital
dan daya saing tinggi.
Ditekankan juga oleh Andina, mengenai pentingnya
peran generasi muda dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional
melalui inovasi, kewirausahaan digital, dan pengembangan industri kreatif
berbasis teknologi.
“Kita harus memastikan bahwa transformasi digital
tidak hanya dinikmati oleh sebagian kelompok saja, tetapi mampu memberikan
manfaat luas bagi masyarakat, termasuk UMKM dan generasi muda,” ujarnya.
Turut disoroti Wakil rakyat dari dapil Kalimantan
Tengah itu, pentingnya menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sektor
swasta, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem
digital yang sehat dan kompetitif. (JHL.7)