Kampanye Akbar AMIN di JIS, Akselerasi Pembangunan Bangsa Dititipkan Surya Paloh kepada Anies.
Jakarta, (10/2). Dalam
acara 'kumpul akbar untuk perubahan' di Jakarta International Stadium (JIS)
Sabtu, Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, turut hadir. Pada kesempatan itu,
juga hadir Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Pendiri Partai Ummat
Amien Rais.
Dalam penggalan orasi
politiknya, Surya Paloh mengenang bahwa NasDem adalah yang pertama
mendeklarasikan Anies sebagai calon pemimpin bangsa. Berbagai rintangan telah
dilalui, hingga saat ini sudah mendekati hari pencoblosan. “Tanpa terasa hari ini adalah 496 hari mengenang kembali hari pertama
Partai NasDem mendeklarasikan calon pemimpin bangsa ini yang bernama Anies
Rasyid Baswedan,” ujar Surya Paloh di hadapan massa pendukung.
Ditegaskan oleh Surya
Paloh, ke depan Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu memadukan kemampuan
profesionalitas dengan moralitas dan etika, hal tersebut dapat ditemukan pada
diri Anies Baswedan, “Pada Anies
Baswedan, maka kepada dirinya lah kita berharap, untuk membawa gerakan
perubahan mempercepat proses akselerasi pembangunan bangsa ini,” tutur
Surya Paloh.
Menurut Surya Paloh,
Indonesia sedang tertinggal dari bangsa-bangsa lain, padahal di satu sisi,
Indonesia diberkahi oleh Tuhan YME dengan kondisi geografis dan sumber daya
alam yang melimpah. Atas dasar itu, diperlukan pemimpin hebat untuk memimpin
negeri ini, pilihan itu diletakkan oleh koalisi perubahan pada Anies Baswedan.
Kurang dari 100 jam lagi, diingatkan oleh Surya Paloh bahwa ini adalah momentum untuk melakukan perubahan melalui
Pemilu.
“Kita berkewajiban menggunakan hak-hak politik kita
karena pada dasarnya pemilu 5 tahun sekali untuk memberikan kesempatan kepada
setiap warga negara. Intuk apa? Untuk mengevaluasi sekaligus mengkritisi
jalannya pemerintahan, inilah momentum kita untuk melakukan. Apa itu?
Perubahan,” sebut Surya Paloh.
Lebih lanjut, diingatkan
oleh Surya Paloh kepada para pihak agar tidak memaksa emosi rakyat untuk sampai
pada titik batas yang mereka tidak mampu lagi menahan emosi. Masyarakat,
menurut penekanan Surya Paloh, pada umumnya adalah manusia biasa. Praktik
bernegara yang bisa memancing kemarahan tidak boleh terus disuguhkan kepada
masyarakat.
Tandas Surya Paloh, “Semut pun kalau diinjak terus-menerus maka
akan melawan.” Surya Paloh didampingi Sekjen Hermawi F Taslim, Bendahara Umum
NasDem Ahmad Sahroni, Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST, Ketua DPW NasDem
Jabar Saan Mustopa serta Viktor Laiskodat.
JIS disemuti Para
pendukung AMIN, di luar JIS juga disaksikan massa yang membludak. Kemeja putih
dipakai secara kompak oleh Anies dan Muhaimin di akhir pidato politik mereka.
Kehadiran massa yang datang tanpa bayaran dan hadir secara sukarela membuat
Anies dan Muhaimin tampak terharu. (JHL.32)