Bone Bolango, (06/5). Ditegaskan oleh Anggota DPR
RI dari Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel, mengenai pentingnya menjadikan ajang
Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII 2026 sebagai
momentum strategis untuk mengangkat potensi Gorontalo ke tingkat nasional.
Menurutnya, kegiatan berskala nasional itu tidak
boleh dipandang sekadar seremoni, melainkan peluang besar untuk menunjukkan
kekuatan sektor pertanian, perikanan, hingga UMKM Gorontalo.
“Penas bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk
memperlihatkan potensi pertanian, perikanan, dan UMKM Gorontalo. Kita ingin
para peserta bisa melihat sekaligus merasakan langsung keunggulan daerah ini,” ujar Gobel di Danau Perintis, Bone Bolango,
Gorontalo, Selasa (5/5/2026).
Penas KTNA adalah ajang pertemuan rutin tiga
tahunan (sejak 1971) bagi petani, nelayan, dan peternak seluruh Indonesia untuk
berbagi informasi, inovasi teknologi, serta jejaring kerja sama. Penas XVII
tahun 2026 akan diadakan di Gorontalo pada 20-25 Juni, diproyeksikan menarik 35.000 peserta dan
memacu ekonomi lokal
Ditekankan Gobel, bahwa citra daerah sangat
ditentukan oleh kesiapan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga
kualitas pelayanan kepada peserta dari seluruh Indonesia.
“Kesiapan harus menyeluruh. Akses mudah, lingkungan
bersih, dan pelayanan prima menjadi kunci karena ini berkaitan langsung dengan
citra Gorontalo di mata nasional,”
tambahnya.
Diharapkan juga oleh Gobel, ajang ini mampu
memberikan dampak ekonomi nyata, tidak hanya selama kegiatan berlangsung tetapi
juga dalam jangka panjang melalui promosi potensi lokal.
“Kita ingin kegiatan ini tidak hanya sukses
pelaksanaan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat dan memperkuat
posisi Gorontalo sebagai daerah yang dikenal luas,” tutupnya.(JHL.7)