30/8/2024 16:10
Nagakeo, (30/8). Calon bupati sekaligus penyanyi
Nagekeo The Heart of Flores, Yohanes Don Bosco Do, diantar ribuan simpatisan
bersama pasangan wakil bupatinya, Marianus Waja, Kamis (29/8), untuk mendaftar
sebagai calon bupati dan wakil bupati dalam pilkada serentak pada 27 November
mendatang.
Pada pendaftaran hari terakhir, calon petahana
Yohanes Don Bosco Do serta wakilnya Marianus Waja, yang diusung Partai NasDem
itu, juga diantar ratusan pemuda yang bertekad menjadikan Nagekeo sebagai
jantungnya Pulau Flores dengan memajukan sektor pariwisata dan pertanian.
Sebelum ke KPU, bakal pasangan calon yang diusung
Partai NasDem tersebut melakukan deklarasi di rumah juang bersama sejumlah
partai pendukung seperti Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, Perindo, PBB, dan
Buruh.
Calon bupati Yohanes Don Bosco Do juga sempat
menyanyikan lagu Nagekeo The Heart of Flores di hadapan simpatisan untuk
membangun semangat tim. Lagu ini adalah ciptaannya sendiri pada masa ia
menjabat sebagai Bupati 2018-2023.
Ribuan masa dengan ratusan kendaraan bertulis Yes
Jilid 2 ini melakukan parade sekitar 2 km menuju kantor KPU Nagekeo, Kedua
pasangan calon ini lalu mendapatkan pengalungan selendang adat oleh komisioner
KPU Nagekeo.
Dikatakan Yohanes Don Bosco Do, dalam pilkada tahun
ini, ia bertekad menjadikan Nagekeo sebagai jantungnya Flores atau the heart of
Flores. Don bertekad menjadikan pariwisata dan pertanian sebagai ujung tombak
pembangunan dalam me sejahterakan masyarakat Nagekeo.
"Setelah lima tahun kami bersama masyarakat
telah berhasil memimpin agenda perubahan mengarungi ombak besar akibat badai
pandemi covid-19, kini saatnya kita memantapkan agenda perubahan sebagai
Fondasi Transformasi Menuju Nagekeo
2045 dengan tetap mengusung Visi 'Nagekeo
‘The Heart of Flores’ yang Sejahtera, Nyaman dan Bermartabat Melalui
Pembangunan Sektor Pertanian dan Pariwisata,” kata Don dalam konferensi pers.
Ditambahkan Don, masyarakat Nagekeo harus
sejahtera, cukup pangan, sandang, dan mampu memenuhi semua kebutuhan hidupnya.
Setiap anggota masyarakat hidup dengan nutrisi yang baik, memiliki rumah layak
huni dengan akses air minum dan sanitasi yang baik, memiliki akses pelayanan
kesehatan dan pendidikan yang baik.
Disampaikan juga oleh Don, Nagekeo tidak kalah dari
wilayah lain, bahkan lebih maju dari kabupaten lain. Sektor Pertanian dalam
arti luas, pertanian mencakup sektor pangan, peternakan, kelautan dan
perikanan. Sektor pertanian yang dibangun disesuaikan dengan daya dukung dan
daya tampung lingkungan di masingmasing wilayah. Sebagian besar masyarakat
Nagekeo hidup bercocok tanam dan beternak. Sebagian kecil hidup di pesisir
pantai dengan usaha sebagai nelayan, petambak garam dan budidaya perikanan air
payau.
Dengan lahan yang cukup luas dan dukungan sistem
irigasi yang memadai, Nagekeo dapat menjadi lumbung pangan bagi Flores dan NTT.
"Sektor pariwisata perlu untuk memantapkan
branding pariwisata Nagekeo sebagai Heart of Flores dengan menjadikan Nagekeo
sebagai pintu gerbang bagi masuknya pelancong nasional dan mancanegara ke
berbagai daerah di Pulau Flores. Dengan membangun Pariwisata, sektor lain akan
terdongkrak maju. Selain menambah daya tarik daerah tujuan wisata alam, budaya
dan buatan berdasarkan peta jalan pembangunan pariwisata yang terintegrasi
dengan peta jalan pengembangan pariwisata Labuan Bajo, Nagekeo harus memiliki
bandara dan pelabuhan laut terbaik di Flores," pungkas Don.
Oleh KPU, berkas Don - Marianus dinyatakan lengkap
sehingga mendapatkan surat pengantar dari KPU Nagekeo untuk melakukan
pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Ben Mboy Kupang.
Hasil survei Charta Politika Indonesia pada Mei
2024 terhadap 400 responden, calon bupati Yohanes Don Bosco do mempunyai
elektabilitas paling tinggi sebesar 35?ri 10 nama calon.(JHL.339)