Jakarta, (24/4). Cindy Monica Salsabila
Setiawan, yang merupakan Anggota Komisi IV DPR RI, mengapresiasi Polres Lima
Puluh Kota yang berhasil mengungkap penyelewengan ratusan karung pupuk
bersubsidi. Keberhasilan itu menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas
penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi petani.
"Kami sangat mengapresiasi upaya
keras yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam mengungkap dugaan
penyelewengan pupuk bersubsidi. Pupuk bersubsidi merupakan hak petani untuk
meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Tindak kejahatan yang merugikan
masyarakat ini harus ditindak tegas agar masyarakat tidak dirugikan," ujar Cindy, Kamis (24/4/2025).
Kasus tersebut bermula dari informasi
masyarakat terkait adanya truk yang diduga membawa pupuk bersubsidi yang akan
dikirim ke Provinsi Riau. 200 karung (10 ton) pupuk jenis Urea dan NPK Ponska
tanpa izin resmi, serta truk yang digunakan untuk pengangkutan barang tersebut.
Disita oleh Tim Gabungan Satreskrim dan Unit II Tipidter Polres 50 Kota yang
dipimpin Kasat Reskrim Iptu Repaldi. Selain itu, pelaku lain yang menggunakan
kendaraan pikap juga diamankan pada 17 April 2025 dengan membawa 31 karung (1,5
ton) pupuk bersubsidi.
"Pupuk bersubsidi adalah bagian
dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu,
pengawasan terhadap distribusinya harus diperketat. Kami akan terus mendorong
agar kementerian terkait dan aparat penegak hukum bekerja sama dalam mengawasi
dan menindak tegas segala bentuk penyelewengan yang merugikan masyarakat," tegas Cindy.
Diingatkan oleh Cindy Ke depannya,
adalah penting dalam hal peningkatan literasi dan transparansi dalam distribusi
pupuk bersubsidi agar tidak ada pihak yang merugikan petani. Seluruh masyarakat
juga diajak olehnya, untuk aktif melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan pupuk
bersubsidi demi memastikan bantuan pemerintah dapat tepat sasaran. (JHL.521)