Medan, (01/7). Wali Kota Medan Rico Tri
Putra Bayu Waas memproyeksikan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas)
XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 mampu
mendorong perputaran ekonomi di Kota Medan hingga sekitar Rp72,3 miliar.
Selain menjadi ajang konsolidasi
pemerintah kota se-Indonesia, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata
bagi sektor perhotelan, pariwisata, UMKM, hingga pelaku usaha lokal.
Hal itu disampaikan Rico Waas, pada
konferensi pers Rakernas XVIII APEKSI, di Kota Medan, Selasa (30/6). Turut
mendampingi, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wakil Ketua Bidang
Pemerintahan dan Otonomi Eva Dwiana, Wakil Ketua Bidang Inklusi dan Hak Asasi
Manusia Muhammad Tauhid Soleman, Wakil Ketua Bidang Akselerasi Kota Cerdas
Respati Ardianto, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris
Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta insan pers.
Dijelaskan oleh Rico yang juga Wakil
Ketua DPW Partai NasDem Sumut itu, sekitar Rp17 miliar dari total proyeksi
tersebut merupakan belanja langsung peserta dan panitia kepada pelaku usaha
lokal.
“Sekitar Rp17 miliar itu merupakan
belanja langsung kepada pelaku usaha lokal. Sementara itu, total proyeksi
perputaran ekonomi yang telah dihitung Bappeda mencapai kurang lebih Rp72,3
miliar. Mudah-mudahan target ini dapat tercapai karena setiap kota membawa
rombongan yang cukup banyak, ditambah berbagai aktivitas formal maupun informal
selama pelaksanaan Rakernas,” ujar Rico.
Menurut Rico, kontribusi terbesar
terhadap perputaran ekonomi berasal dari sektor jasa penyelenggara kegiatan.
Selanjutnya, sektor hotel dan akomodasi diproyeksikan menyumbang 37,30%,
sedangkan sektor makanan, minuman, dan UMKM sebesar 11,27%.
Untuk memperkuat dampak ekonomi
tersebut, Pemko Medan melibatkan 294 pelaku UMKM yang tersebar di Mal Pelayanan
Publik, Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, dan Lapangan Benteng, Kota Medan,
Sumatera Utara.
Selain menggerakkan perekonomian,
Rakernas APEKSI juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Kota Medan
kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan apa yang
dimiliki Kota Medan, mulai dari kebudayaan, kuliner, karakter masyarakat,
hingga berbagai potensi kerja sama yang bisa dikembangkan bersama daerah lain,” kata Rico Waas. (JHL.7)