Jakarta, (21/8). Upacara pelepasan
secara kenegaraan jenazah Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem,
Mayor Jenderal TNI (Purn.) I Gusti Kompyang (IGK) Manila, berlangsung khidmat
di halaman Kampus ABN, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (20/8).
Penghormatan terakhir diberikan oleh seluruh
jajaran petinggi NasDem, bagi almarhum yang selama ini dikenal mendedikasikan
hidupnya untuk ABN.
Disampaikan oleh Hermawi Taslim, Sekretaris
Jenderal Partai NasDem, bahwa wafatnya IGK Manila, meninggalkan duka yang
mendalam, tidak hanya bagi kader, tetapi juga bagi seluruh lingkungan ABN.
“Kita memberikan penghormatan terakhir
kepada Opa Manila yang mendedikasikan hidupnya sejak ABN ini didirikan hari
pertama sampai sekarang. Beliau menata dengan baik, dan banyak yang merasa
kehilangan bukan hanya kita, bahkan burung, anjing, ikan, dan tanaman
hidroponik yang beliau urus,” ujar Hermawi.
Ditegaskan olehnya, setelah selesai prosesi
pemakaman, pihaknya akan segera berembuk untuk mencari sosok yang paling tepat,
menggantikan IGK Manila sebagai Gubernur ABN.
“ABN ini akan dilanjutkan oleh seorang
gubernur yang punya dedikasi baik, tentunya seorang senior yang akrab dengan
stakeholder yang ada di sini. Kami akan memilih orang dari dalam, orang yang
mengenal ABN dan dekat dengan Opa, supaya bisa melanjutkan tradisi serta
kebajikan yang sudah beliau tanamkan,” jelasnya.
Ditambahkan olehnya, bahwa program
kaderisasi yang sudah terjadwal di ABN tidak akan terhenti. Bahkan mulai bulan
depan, ABN melibatkan anggota dewan dari NasDem dan struktur partai di 38
provinsi, serta akan kembali menggelar Laga Perubahan, sebanyak dua kali dalam
sebulan, hingga Desember 2025.
Dengan demikian, ABN akan terus
melanjutkan peran pentingnya sebagai pusat kaderisasi nasional Partai NasDem,
meski kehilangan figur sentral. (JHL.722)