Lewoleba, 11
Oktober. Julie Sutrisno, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,
dengan tegas menyatakan bahwa kunjungannya ke masyarakat Lembata bukan untuk
mencari suara dan kembali terpilih dalam pemilihan, melainkan untuk
mengidentifikasi potensi dan program yang bisa membantu masyarakat Lembata di
masa depan.
"Tugas saya ke sini bukan cari suara untuk
kembali terpilih, tetapi tugas saya ke sini adalah untuk melihat potensi dan
program apa yang bisa diturunkan untuk membantu masyarakat. Saya ingin agar
kehidupan bapak-mama bisa lebih baik dari sekarang," tegas Julie.
Julie, yang
juga istri dari mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu
Laiskodat, menganggap dirinya memiliki tanggung jawab untuk membantu
melanjutkan program-program yang belum sempat selesai di akhir masa jabatan
suaminya. Ia juga berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat Lembata dapat
mengalami peningkatan kualitas hidup melalui berbagai program yang dapat ia
perjuangkan.
Ia menegaskan
bahwa pendekatan yang lebih berkelanjutan adalah dengan memberdayakan
masyarakat, bukan membiarkannya bergantung pada bantuan sembako. Julie
menjelaskan bahwa masyarakat bukanlah pengemis, tetapi harus menjadi pengusaha.
Julie juga
menyoroti potensi kelapa yang melimpah di daerah tersebut. Meskipun ada banyak
kelapa, masyarakat masih mengandalkan minyak goreng impor. Julie siap untuk
membantu warga yang ingin memproduksi minyak goreng sendiri dan berkomitmen
untuk memfasilitasi program-program yang dibutuhkan.
"Kalau sudah ada produksi minyak goreng
sendiri, minta kepala desa kunci, jangan ada minyak goreng dari luar. Hanya
manfaatkan minyak produksi sini. Hayo anak muda siapa yang mau, saya siap
bantu," tandas
Julie.
Pendekatan yang
difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal adalah
langkah positif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Lembata, dan Julie
Sutrisno berkomitmen untuk menjadi bagian dari perubahan positif ini.