Pekanbaru, (7/7)Panggung Restorasi,
Ngobrol Seni dan Budaya digelar di halaman kantor DPW Partai NasDem Riau, Jalan
Diponegoro, Kota Pekanbaru, akhir pekan lalu. Event perdana ini disambut
antusias puluhan seniman dan generasi muda.
Panggung Restorasi diisi dengan diskusi
seni budaya bersama narasumber Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota
Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, budayawan Kunni Masrohanti, Wakil Ketua Bidang
Hubungan Sayap dan Badan DPW Partai NasDem Riau, Zunizar Hasan, serta pemerhati
budaya ZM Pandapotan Sitindaon.
Diungkapkan oleh Nur Admi Aktopan, Ketua
Panitia Panggung Restorasi, bahwa agenda ini bertujuan untuk mengembangkan
budaya tradisional dan memfasilitasi seniman menampilkan bakatnya. Panggung
Restorasi perdana kali ini, dikatakan olehnya, menampilkan pertunjukan seni
musik Melayu dari Areka Esemble, pembacaan puisi dan syair.
“Rencananya kegiatan akan dilaksanakan
rutin setiap Sabtu malam. Kita akan tampilkan beragam budaya nusantara,” kata Nur Admi.
Sementara itu, diharapkan oleh Ardiansyah
Eka Putra, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, agar Panggung
Restorasi membuka dinamika dialog untuk menambah wawasan dan memunculkan ide
baru bidang seni dan budaya.
Menurut Ardiansyah, Pemerintah Kota
Pekanbaru memiliki program bidang kebudayaan, yakni perlindungan, pembinaan dan
pemanfaatan.
“Kita memfasilitasi seniman, walaupun
belum maksimal karena budaya itu jika dikaji, pendapat setiap orang akan
berbeda,” kata
Ardiansyah.
Ia menambahkan, perbedaan pandangan itu
baik untuk diperdebatkan, sehingga pemahaman tentang budaya semakin kuat, namun
jangan dipertentangkan. Contohnya, persepsi mengenai tanjak yang berbeda
tergantung sudut pandang.
“Semangatnya adalah bagaimana adat
budaya ini jangan sampai tercabut dari akarnya. Kekhawatiran itu ada. Kita
ingin mempertahankannya,”
kata Ardiansyah.
Ia mengajak generasi muda melestarikan
budaya tradisional dengan mengaktifkan event budaya seperti Panggung Restorasi.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga sudah melakukan itu melalui kegiatan seni dan
budaya di Rumah Singgah Tuan Kadi, Kecamatan Senapelan, setiap Sabtu malam.
“Kami memfasilitasi, menampung atau
memberikan ruang apresiasi bagi pelaku seni untuk tampil,” kata Ardiansyah.
Ardiansyah mengucapkan terima kasih
kepada DPW Partai NasDem Riau, yang juga mendukung pengembangan budaya di Riau.
Menurutnya, Panggung Restorasi merupakan penghargaan terhadap budaya dan jati
diri bangsa. “Kalau tidak masyarakat yang menjaga budaya ini, siapa lagi?
Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan. Memang inilah salah satu fungsi
partai politik,” kata Ardiansyah.
Dalam acara tersebut, Zunizar Hasan yang
turut hadir, juga mengungkapkan, bahwa Panggung Restorasi merupakan wujud nyata
kepedulian NasDem, pada pengembangan bakat seni generasi muda di Riau. Menurutnya,
kegiatan tersebut, membuktikan NasDem tidak bergerak hanya untuk kepentingan
pragmatis menjelang pemilu.
“Panggung Restorasi akan membuat NasDem
semakin eksis. Kita harus bisa mengisi apa yang perlu diberikan untuk
masyarakat Riau,” kata
Zunizar.
Zunizar menyatakan generasi muda adalah
garda terdepan memajukan budaya bangsa. Dalam acara tesebut Ia juga mengucapkan
terima kasih, kepada NasDem Milenial Riau, yang sudah memprakarsai Panggung
Restorasi, sehingga bisa menjadi wadah seniman mengembangkan bakat dan disambut
antusias warga. (JHL.640)