Data News

Spirit Pattimura Dinilai Relevan Hadapi Tantangan Maluku Hari Ini

Ambon, (19/5). Peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura ke-209 di Pattimura Park, Kota Ambon, Senin (18/5/2026), menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan masyarakat Maluku di tengah tantangan ekonomi dan pembangunan yang masih dihadapi saat ini.

Dinilai oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, semangat perjuangan Kapitan Pattimura masih sangat relevan untuk menghadapi situasi Maluku hari ini. Menurutnya, semangat persatuan, keberanian, dan pantang menyerah harus menjadi energi bersama untuk bangkit dari tekanan ekonomi dan membangun masa depan daerah.

“Spirit itu penting dan kita tidak boleh menyerah. Kalau melihat sejarah, secara logika, Pattimura tidak mungkin mengalahkan Belanda. Tetapi karena semangat dan kerja sama, perjuangan itu menjadi kekuatan besar,” kata Vanath usai mengikuti upacara Hari Pattimura ke-209.

Diakui oleh Vanath, bahwa persoalan kesejahteraan masih menjadi tantangan utama masyarakat Maluku di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Meski begitu, ia meminta masyarakat tidak kehilangan optimisme.

“Masalah terbesar kita hari ini adalah kesejahteraan. Ekonomi memang lesu, tetapi kita tidak boleh pesimis. Semangat Pattimura harus menjadi kekuatan untuk terus melangkah maju,” ujarnya.

Ketua DPW Partai NasDem Maluku itu juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai perjuangan Pattimura sebagai fondasi membangun Maluku yang kuat, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan oleh Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, bahwa nilai perjuangan Pattimura perlu terus diwariskan kepada generasi muda sebagai semangat patriotisme dan pengabdian terhadap daerah.

Menurutnya, perjuangan generasi saat ini bukan lagi mengangkat parang dan salawaku, melainkan menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, kerja keras, inovasi, dan keterlibatan dalam pembangunan.

“Makna yang harus kita ambil adalah semangat perjuangan, keteladanan, rela berkorban, dan patriotisme Pattimura harus menjiwai kehidupan kita. Kita adalah Pattimura-Pattimura muda yang hari ini berjuang membangun Maluku dan Kota Ambon menjadi lebih baik,” kata Wattimena.

Ia juga mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Maluku agar semakin maju, sejahtera, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Peringatan Hari Pattimura tahun ini mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku yang Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”.(WH/AS)

Back to Top