Jakarta, 24
Oktober. Ahmad Sahroni, Wakil Ketua III DPR RI, telah menyerukan kepada
masyarakat untuk lebih bijak dan kritis dalam menanggapi pemberitaan, terutama
menjelang Pemilu 2024. Dalam upaya menghindari penyebaran hoaks politik yang
dapat memecah-belah bangsa, Sahroni meminta agar masyarakat memilih dengan
hati-hati berita yang mereka konsumsi.
"Belajar dari yang sudah-sudah, media sosial
bisa menjadi ajang subur untuk penyebaran hoaks politik. Makanya masyarakat
harus bisa kritis dalam memilah dan memilih berita yang dikonsumsi, agar kita
tidak mudah terpecah-belah. Pokoknya 2024 ini harus zero hoaks." Tegas Sahroni
Sahroni juga
mendukung pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendorong
masyarakat untuk fokus pada gagasan dan bukan politik yang memecah belah.
"Pasti masyarakat punya pilihan yang
berbeda-beda. Itu adalah hal yang sangat wajar dalam demokrasi. Yang penting,
kita sebagai masyarakat baiknya mengedepankan adu gagasan, ide, dan terobosan
dari para kandidat, bukan yang lainnya." Tambahnya.
Selain itu,
Sahroni memotivasi masyarakat untuk bersatu melawan narasi-narasi yang dapat
merusak persatuan. Ia mengingatkan bahwa Pemilu 2024 adalah saat pesta
demokrasi dan bahwa masyarakat harus bersama-sama mencegah perpecahan.
"Bahkan kalau ke depan ada narasi-narasi
perpecahan yang berusaha ‘dimainkan’ oleh oknum, mau itu di medsos atau di mana
pun, masyarakat harus berani menolak. Jangan dikasih ruang. Malah kalau perlu,
respons dengan ketawa aja hal-hal seperti itu," pungkasnya.
Panggilan
Sahroni ini menggarisbawahi pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga
integritas informasi dan memelihara persatuan selama proses politik yang akan
datang.