Soreang, 8
Agustus. Upaya dalam mengurangi permasalahan sampah masih menjadi pekerjaan
rumah di Indonesia. Hal ini yang kemudian membuat Anggota Komisi VII DPR Ri
fraksi Partai NasDem, Rian Firmansyah menggelar pelatihan pengelolaan sampah
menjadi kompos. Kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu
merupakan kerjasama antara Rian dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Daur ulang dengan penekanan pada proses
pengomposan secara mandiri oleh masyarakat bisa menjadi salah satu solusi
mengurangi sampah dan membuka peluang usaha," ujar Rian.
Rian
berpendapat jika masalah sampah harus melibatkan berbagai pihak dalam
menyelesaikannya. Ia beranggapan bahwa kegiatan yang dia lakukan ini dalam
rangka mengurangi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA.
Menurutnya Kabupaten Bandung dengan sektor pertanian dan perkebunan yang luas
dapat memanfaatkan pupuk kompos yang sudah diolah untuk pengembangan sektor
tersebut.
"Problem sektor hilir menjadi masalah utama,
walau konsep yang ditawarkan sudah berubah tapi TPA tetap sebagai tempat
pengolahan akhir. Dampaknya, sampah menumpuk di mana-mana karena tidak ada TPA
yang bisa berfungsi sebagaimana mestinya, dan ini kerap terjadi di kota-kota
besar," urainya.
Hal ini yang
menurut legislator NasDem tersebut harus diupayakan secara terus menerus untuk
keberlanjutan kehidupan di Kabupaten Bandung. ia juga mengajak setiap elemen
masyarakan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mengelola secara mandiri
sampah organik dirumah.
"Sebuah negara memiliki peradaban yang maju
atau tidak, dapat ditentukan bagaimana masyarakatnya mengelola sampah. Jangan
harap kita bisa maju bila masalah sampah masih menjadi bagian dari kehidupan
sehari-hari,"
pungkas Rian.