Wakil Ketua
Komisi VI DPR RI, Martin Manurung, mendorong Pelindo (Perusahaan Listrik
Negara) untuk menjalin kerja sama strategis dengan mitra internasional guna
meningkatkan kualitas dan pertumbuhan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pelabuhan
tersebut. Martin berpendapat bahwa kolaborasi ini akan membantu Pelindo
bersaing dengan negara-negara lain.
Dalam kunjungan
kerja ke Medan, Sumatra Utara, pada Senin (28/8), Martin menjelaskan bahwa
rencana kerja sama antara Pelindo dan mitra strategis dari Dubai untuk pengembangan
Pelabuhan Belawan akan dimulai pada bulan November. Tujuannya adalah untuk
memastikan persiapan yang matang sehingga Pelindo bisa semakin kuat dalam
persaingan global.
"Kami ke sini terkait rencana kerja sama
Pelindo dengan mitra strategis dari Dubai untuk pengembangan Pelabuhan Belawan.
Dikerjakan mulai bulan November. Mau kita cek berbagai persiapannya di
Pelabuhan Belawan ini agar nantinya dapat membuat Pelindo semakin kuat dan
mampu bersaing dengan negara lain," ujar Martin
Martin juga
menekankan pentingnya sinergi antarpelabuhan di seluruh Indonesia untuk
menciptakan ekosistem yang kokoh, memungkinkan pelabuhan-pelabuhan ini bersaing
dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
"Kalau kita ingin menyaingi Singapura dan
Malaysia, maka sebenarnya kalau hanya mengandalkan Belawan itu tidak sanggup.
Nah ini harus ada satu ekosistem. Apalagi sekarang Pelindo sudah merger,
sehingga harusnya bisa lebih punya ruang dan kemampuan untuk membuat satu
ekosistem, khususnya di Selat Malaka ini," tegasnya.
Martin, yang
mewakili Dapil Sumatra Utara II itu juga memberikan apresiasi atas kinerja
Pelindo pasca-merger. Ia percaya bahwa langkah tersebut telah meningkatkan
performa perusahaan.
"Dengan merger Pelindo mengalami berbagai
peningkatan. Dari sisi holding progres serta sisi kinerja yang meningkat. Ini
nantinya akan menjadikan Pelindo semakin kuat sehingga mampu bersaing dengan
negara lain,"
tutupnya.