Data News

Anak Muda yang tidak Apatis Politik Dikagumi Andina Thresia Narang

Jakarta, (15/10). Diakui oleh Andina Thresia Narang, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, dirinya kagum melihat generasi muda yang mau tampil berorasi menyampaikan pesan mengenai ‘DPR Baru Harapan Baru’.

"Saya sangat kaget, karena ternyata anak-anak sekarang, pelajar sekarang mau sekali belajar berpolitik. Mereka tidak lagi apatis dengan politik. Mereka mengetahui berita-berita terbaru. Saya sangat apresiasi keinginan mereka untuk peduli dengan politik," ungkap Andina saat menjadi Dewan Juri Lomba Orasi Bintang Orator (LOBO) di Gedung Nusantara II DPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (10/10)

Dijelaskan juga oleh Anggota DPR dari Dapil Kalimantan Tengah itu, generasi muda merupakan aktor penting dalam kemajuan bangsa ke depan. Andina juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap generasi muda yang peduli kepada negaranya, khususnya terhadap pendidikan yang menjadi tema utama dari lomba itu.

"Mereka merasa pendidikan kita harus dibenahi. Juga banyak sekali sekolah di daerah kabupaten yang belum terjamah. Itulah aspirasi mereka," terang Andina. 

Bukan hanya pendidikan, Andina juga memuji peserta yang menaruh perhatian terkait transparansi pekerjaan DPR. Mulai dari penyampaian aspirasi, pekerjaan DPR, keseharian DPR hingga hasil rapat-rapat di DPR.

"Mereka ingin transparansi itu ada, dan itu juga harapan saya pribadi. Saya berpikir bahwa sebagai anggota DPR yang baru, saya ingin memberitahu masyarakat mengenai keseharian anggota DPR dan juga apa hasil dari rapat-rapat. Itu yang harus kita beritahukan kepada teman-teman," pungkas Andina.

Dewan Juri yang dipimpin oleh Andina Thresia Narang menetapkan tiga pemenang Lomba Orasi Bintang Orator-LOBO TV & Radio Parlemen DPR RI dengan tema: 'DPR BARU HARAPAN BARU'. Mereka adalah: BINTANG ORATOR I: Muhammad Khairil Aryan, Pelajar, Sulawesi Selatan; BINTANG ORATOR II: Dzalfa Jovitha Ikhago, Pelajar, Kepulauan Riau; BINTANG ORATOR III: Zulfa Mahbubbah, Pengajar, Jakarta Selatan. (JHL.390)

Back to Top