Jakarta, 27
Juli. Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar Borobudur maka perlu
dilakukannya pengoptimalan potensi dan kearifanlokal yang ada disana. Hal ini
disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat menerima kunjungan
dari Direktur Kebudayaan Kemendikbud-Ristek, Hilmar Farid (26/7). Kunjungan
tersebut dalam rangka untuk mendorong perbaikan tata kelola Kawasan wisata dan
pemberdayaan masyarakat disana.
“secara historis nenek moyang masyarakat di sekitar
Borobudur memiliki kemampuan Bertani yang baik, seperti yang terlihat pada
relief candi,” ujar
Lestari Moerdijat.
Dalam pertemuan
tersebut juga dihadiri oleh Kapoksi Fraksi NasDem komisi X DPR RI, Ratih
Megasari Singkarru dan Mohamad Haerul Amri. Pertemuan tersebut untuk menyerap
aspirasi masyarakat pada juni lalu dalam pertemuan Masyarakat Saujana
Borobudur. Aspirasi yang paling banyak disampaikan yaitu menyangkut dengan
rendahnya kunjungan wisatawan sebagai akibat dari pembatasan pengunjung ke
candi.
Rerie (sapaan
Akrab Lestari Moerdijat) dalam kesempatannya berpendapat bahwa untuk menjawab
permasalahan ini memang harus dilakukan secara menyeluruh. Agar selain dapat
melestarikan situs candi, juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat
sekitar. Ia menambahkan langkah pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya
manusia juga perlu dilakukan sebagai langkah pemberdayaan.
Lebih lanjut
Legislator NasDem dapil II Jawa tengah itu menilai pemberian pelatihan kepada
UMKM dan pemanfaatan sektor pertanian dapat dilakukan secara lebih optimal
lagi. Seperti meningkatkat ketrampilan pemahaman terhadap tanaman asli
Borobudur yang dapat dimanfaatkan. Rerie berharap semua pihak dapat memberi
dukungan agar situs warisan UNESCO itu mampu memberikan kesejahteraan pada
masyarakat sekitar.