Aimas, 27 Juli.
Demi mengoptimalkan UMKM di Papua Barat Daya maka berbagai kegiatan pelatihan
digelar. Hal ini merupakan komitmen yang dilakukan oleh Anggota Komisi VII
Fraksi Partai NasDem, Rico Sia. Selain pelatihan ia juga berencana untuk
mengadakan berbagai kegiatan peningkatan kemampuan dan bantuan permodalan.
Seperti yang
dilakukan di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya (26/7) yaitu pelatihan aneka
olahan pangan sagu. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Rico dengan Badan
Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan ini diadakan untuk dapat
mengoptimalkan potensi dan juga menambah nilai pada produk yang ditawarkan.
"Potensi yang banyak harus dibarengi dengan
kapasitas masyarakat, supaya potensi yang ada bisa diolah sedemikian rupa agar
bernilai ekonomi,"
ujar Rico saat membuka acara pelatihan.
Bagi Rico papua
Baraat daya memiliki potnsi sumber daya alam yang sangat banyak yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan masyarakat. Ia menilai pengembangan
program pemberdayaan wajib dilakukan agar dapat memberikan pemahaman pada
pelaku UMKM disana. Selain itu pelatihan dengan BRIN ini juga dapat membantu
memaksimalkan nilai jual dari produk yang ditawarkan.
Selain pangan
sagu, pelatihan juga dilakukan pada aneka olahan yang berbasis ikan. Rico
melakukan pelatihan dengan bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Makassar.
Pelatihan yang dilakukanmelibatkan 50 pelaku UMKM di Kabupaten Sorong pada
24-30 Juli 2023 mendatang.
Rico
beranggapan bahwa melalui metode pelatihan merupakan cara yang tepat untuk
mengembangkan potensi yang ada dengan baik. Bagi legislator NasDem Dapil Papua
Barat itu pemerintah kabupaten sorong dapat melakukan pendataan pada seluruh
UMKM yang ada sehingga dapat dilakukan peyusunan strategi untuk meningkatkan
daya saing dan perkembangan UMKM.
"Sebagai anggota DPR RI saya berkomitmen
mendukung UMKM, baik dalam bentuk pelatihan maupun bantuan modal agar mereka
berdaya saing dan berkembang," tukasnya.