Data News

Semen Indonesia harus didukung dalam meningkatkan permintaan pasca covid-19

Gresik, 17 Juli. Pasca Pandemi Covid-19, diharapkan permintaan semen juga akan mengalami kenaikan. Hal ini karena pembangunan infrastruktur yang akan terus digenjot. Dalam kunjungan ke PT. Semen Indonesia di Gresik (14/7) Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto berharap permintaan semen untuk pembangunan infrastruktur seperti fasilitas publik dan IKN mengalami kenaikan yang signifikan.

“Dengan bangkitnya ekonomi Indonesia, diharapkan demand akan semen juga akan naik, dan PT Semen Indonesia juga bisa terus survive. Kapasitas produksi dan jumlah ketersediaannya juga dapat optimal,” ujar Sugeng

Namun Sugeng juga mengingatkan bahwa dengan semakin meningkatnya produksi semen maka potensi timbulnya polutan juga akan mengalami peningkatan. Maka dari itu ia mengatakan bahwa pemerintah dan DPR RI akan bekerja untuk membuat payung hukum terkait program Net Zero Emission 2060.

“Komisi VII DPR RI bersama pemerintah bekerja keras untuk segera menyelesaikan RUU tentang Energi Baru dan Energi Terbarukan,” ujar Sugeng.

Sebagai informasi, PT. Semen Indonesia merupakan produsen terbesar semen di Indonesia. Mereka dapat memproduksi semen mencapai 56,5 juta ton/ tahun. Hal ini membuat PT. Semen Indonesia diharapkan dapat memiliki bentuk dukungan yaitu dengan moratorium dalam hal penambahan kapasitas, atau investasi pabri baru demi menjaga stabilitas permintaan.

Back to Top