Masohi, 23
Oktober. Provinsi Maluku adalah salah satu wilayah yang memiliki potensi
perikanan dan kelautan yang sangat besar. Hal ini yang membuat Anggota Komisi
IV DPR RI, Abdullah Tuasikal, menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan potensi
perikanan dan kelautan di Maluku. Potensi ini menjadi kunci penting dalam upaya
meningkatkan ekonomi masyarakat serta memerangi masalah stunting dan gizi buruk
yang masih menjadi tantangan serius di daerah tersebut.
"Maluku memiliki wilayah laut yang sangat luas
dengan potensi perikanan dan kelautan yang besar. Konsumsi ikan memiliki
kandungan gizi yang tinggi untuk memperkecil stunting dan gizi buruk yang ada
di Maluku," ungkap
Abdullah Tuasikal.
Abdullah
Tuasikal mendorong masyarakat untuk lebih gemar mengonsumsi ikan. Ikan memiliki
kandungan gizi yang tinggi, dan konsumsinya dapat membantu mengatasi masalah
stunting, yang merupakan masalah serius di banyak daerah di Indonesia.
Meskipun
potensi perikanan di Maluku sangat besar, konsumsi ikan di kalangan masyarakat
setempat masih cukup rendah. Hanya sekitar 40?ri penduduknya yang aktif
mengonsumsi ikan. Untuk mengatasi hal ini, Abdullah Tuasikal mengajak untuk
terus mengkampanyekan pentingnya makan ikan dan meningkatkan kesadaran
masyarakat akan manfaat gizi yang terkandung dalam ikan.
Pesan dari
Abdullah Tuasikal adalah penting, mengingat potensi sumber daya laut yang kaya
yang dimiliki Maluku dapat menjadi solusi untuk masalah gizi dan kesejahteraan
masyarakat setempat. Dengan meningkatkan konsumsi ikan, diharapkan dapat
mengurangi tingkat stunting dan gizi buruk di wilayah tersebut.