Data News

Perkuat Struktur Partai, NasDem Sulbar Gelar Pelatihan PIHT

MAMUJU - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat, Drs. H. Anwar Adnan Saleh (73) resmi membuka  pelatihan Profiling & In-House Training pada Selasa (8/3) pagi sekitar pukul 10.00 WITA. Di tengah khotbah pembukaannya, politisi senior yang pernah menjabat Gubernur Sulawesi Barat selama dua periode itu sangat mengapresiasi kegiatan ini. "Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini kita bisa semakin maju. Perolehan suara Partai NasDem di daerah ini meningkat. Kita bisa restorasi Sulawesi Barat," ujarnya. Mendengar pernyataan tersebut, para peserta yang notabene adalah pengurus DPW bertepuk tangan. Keheningan di ruangan itu pun seketika pecah.

Penyelenggaraan pendidikan politik tersebut berlangsung di kantor sekretariat baru yang berlokasi di Martadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Mamuju. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah pertama untuk memperkuat kohesivitas jajaran pengurus struktur, kedua membentuk kesadaran para kader tentang urgensi struktur dalam kerja-kerja politik, dan ketiga membantu mereka merumuskan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang.

Acara ini dihadiri secara langsung oleh Pengurus DPP Partai NasDem (Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik) Ahmad Baidhowi, selaku inisiator program PIHT itu sendiri. Di hadapan anggota forum yang terlihat sangat antusias itu, dia menjelaskan latar belakang lahirnya ide membuat program PIHT serta urgensinya baik untuk penguatan sistem partai maupun untuk implementasi kebijakan yang pro-publik. "Kakak-kakak harus ketahui bahwa niat Surya Paloh membangun partai ini tidak main-main. Dia telah banyak manafkahkan harta, tenaga, dan waktu untuk partai ini. Dia ingin partai ini menjadi partai modern yang kuat yang dapat mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang pro terhadap kepentingan publik," tuturnya. Dia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai.

Pelatihan PIHT di tanah mandar kali ini dilesenggarakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 8-9 Maret. Kegiatan ini difasilitasi oleh Tim Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem dari Jakarta. Pada hari pertama itu, mereka membagikan bahan-bahan ajar berupa buku dan modul. Terdapat tiga buku dan satu modul, Pedoman Dasar Kader: Memahami Ideologi Partai NasDem karya Ahmad Baidhowi dan Hodari Mandan Abdallah; Restorasi Kebijakan Publik: Seni Mengelola Pemerintah karya Ahmad Baidhowi, Agustinus Moruk Taek, dan Marselinus H. Saka; sebuah Buku Saku: Kaderisasi Pendidikan Partai Politik Bagi Kader Penggerak DPW NasDem Sulawesi Barat yang ditulis Tim ABN; dan sebuah Modul In-House Training: Tata Kelola Struktur Partai NasDem Provinsi Sulawesi Barat karya bersama Tim ABN.

Kegiatan dilaksanakan secara penuh dari pagi (09.00 WITA) sampai sore hari (17.00 WITA). Setelah istirahat salat ashar, fasilitator membagi mereka ke dalam empat kelompok. Mereka diajak untuk mendiskusikan kondisi struktur dengan kerangka analisis SWOT. Di tengah diskusi salah seorang peserta, Muhammad Daud Yahya (70) seorang mantan Sekda yang menjabat sebagai Dewan Pakar DPW mengatakan, "Baru kali ini saya menemukan pelatihan secanggih ini. Ini merupakan persembahan serius Partai NasDem kepada kita untuk menunjukkan komitmennya membangun daerah-daerah supaya tidak lagi menjadi daerah tertinggal." Pernyataan yang sama juga datang dari peserta-peserta yang lain.

Abdul Rahim selaku Sekretaris DPW mengakhiri pertemuan di hari pertama dengan menyampaikan sikap politik dengan lantang dan penuh semangat. Dia menghimbau kepada para pengurus struktur untuk terus memperkuat persatuan dan semangat perjuangan. Tapi menurut dia, sekuat apapun struktur di bawah tanpa keterlibatan dan kerjasama yang baik dengan pusat hanya akan berujung kekecewaan. Dia berharap menteri-menteri dari Partai NasDem lebih serius lagi melihat Sulawesi Barat. Demikian dia juga berharap satu anggota DPR-RI yang lahir dari rahim NasDem Sulawesi Barat lebih membuka diri.[]HMA

 

Back to Top