Data News

PetroChina dan DPR RI Bersatu kembangkan industri Migas Indonesia

Jakarta, 21 September. Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, mengungkapkan kegembiraannya terhadap rencana China National Petroleum Corporation (CNPC) melalui anak perusahaannya, PetroChina International Jabung Ltd (PCJL), untuk memperluas kerja sama dalam industri migas dan energi terbarukan di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Sugeng Suparwoto dalam acara The 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023 di Nusa Dua, Bali.

Pada kesempatan tersebut, Sugeng Suparwoto menyatakan pentingnya investasi berkelanjutan dalam sektor migas untuk mempertahankan dan meningkatkan cadangan migas di Indonesia. Ia juga menekankan peran penting Komisi VII DPR RI dalam menjadi penengah dalam penyelesaian masalah antara investor, pelaku usaha, dan pemerintah pusat serta daerah.

Sugeng Suparwoto menjelaskan bahwa sektor migas memiliki peran yang krusial dalam ekonomi Indonesia, baik sebagai penyedia lapangan kerja maupun penyumbang pendapatan negara melalui pajak dan non-pajak. Dalam PDB, sektor migas menyumbang lebih dari 3,5%.

"Sebagaimana diungkapkan Bu Sri Mulyani dan Menteri Investasi, migas menyumbang cukup besar dalam PDB kita sampai 3,5% lebih. Jadi migas tetap menjadi faktor penting," jelas Sugeng.

Ketua Komisi VII DPR RI juga memberikan jaminan kepada investor bahwa Indonesia menawarkan kepastian hukum dan kepastian usaha. Ia mengajak seluruh pelaku industri migas untuk berinvestasi di Indonesia dengan keyakinan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan yang dibutuhkan.

Pada acara IOG 2023, Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, juga menyampaikan apresiasinya terhadap CNPC dan PCJL atas kontribusi positif mereka dalam industri migas di Indonesia. Jabung, salah satu Wilayah Kerja PCJL, telah menjadi salah satu produsen migas terbesar di Indonesia.

SKK Migas berkomitmen untuk terus mendukung CNPC dalam meningkatkan investasi di sektor hulu migas Indonesia sambil tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan penurunan emisi karbon. Kerja sama ini diharapkan akan menghasilkan manfaat positif bagi kedua belah pihak dan berkontribusi pada perkembangan industri migas Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Back to Top