Jakarta, (04/12). Ditegaskan oleh
Syarief Abdullah Alkadrie, Anggota Komisi V DPR RI, mengenai pentingnya
penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai upaya
menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Masih banyak masyarakat kita yang
tinggal di rumah di bawah kelayakan. Karena itu program BSPS ini sangat baik
sekali dan sangat dibutuhkan,” ujar Syarief dalam Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Menteri Perumahan
dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis
(4/12/2025).
Disebutkan olehnya, bahwa BSPS bukan
hanya membantu rehabilitasi rumah, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong
royong di masyarakat.
Dinilai oleh Syarief, besaran bantuan
yang berkisar Rp20 juta per unit terbukti efektif mendorong partisipasi warga.
Menurutnya, warga turut menyumbang tenaga dan swadaya sehingga nilai perbaikan
rumah menjadi jauh lebih besar dari jumlah bantuan.
“Dengan bantuan Rp20 juta itu,
masyarakat sebenarnya melakukan cukup banyak. Mereka bergerak, ikut
berpartisipasi, bahkan muncul gotong-royong di daerah-daerah yang tidak mampu,” jelasnya.
Dinilai juga oleh Syarief, penempatan
urusan perumahan dalam nomenklatur kementerian tersendiri menjadi langkah tepat
untuk mempercepat pemenuhan hunian layak dan rehabilitasi rumah tak layak huni.
Lebih jauh, ditegaskan oleh legislator
Fraksi Partai NasDem itu, komitmen Komisi V DPR untuk terus mengawal
pelaksanaan BSPS agar tepat sasaran.
“Apa yang Bapak berikan ini adalah
tanggung jawab bersama. Kalau ada hal-hal yang perlu dikawal, sampaikan saja
kepada kami,” tegasnya.
(JHL.902)