Data News

Aminurokhman desak PPATK buktikan temuan transaksi mencurigakan jelang pemilu

Jakarta, 19 Desember. Anggota Komisi II DPR RI, Aminurokhman, mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk membuktikan temuannya terkait dugaan transaksi mencurigakan menjelang Pemilu 2024. Dalam pernyataannya pada Senin (18/12), Aminurokhman menegaskan perlunya bukti yang jelas dan yuridis formal sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

“Temuan PPATK itu ya kita tunggu saja, sejauh mana temuan itu bisa dikaitkan langsung dengan pemilu. Harus dibuktikan dulu. Pembuktiannya tidak berdasarkan asumsi tapi berdasarkan fakta yang sebenarnya,” ujar Aminurokhman.

Legislator NasDem dari Jawa Timur menekankan pentingnya pembuktian yang clear secara yuridis formal sebelum mengevaluasi penyelenggaraan pemilu. Dia juga menyoroti tanggung jawab penyelenggara Pemilu 2024 untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara benar, proporsional, dan profesional.

“Ketika belum ya tentu kita dorong mereka harus mengambil langkah-langkah yang prosedural, proporsional, dan profesional,” tambahnya.

Aminurokhman menegaskan bahwa hal ini sangat penting agar penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak dicederai oleh tindakan yang tidak seharusnya terjadi. Dia mengacu pada regulasi pemilu yang sudah jelas mengatur tahapan dan seluruh kegiatan pesta demokrasi yang diikuti oleh partai politik peserta pemilu.

Dalam konteks ini, Aminurokhman ingin menunjukkan kepeduliannya terhadap integritas penyelenggaraan pemilu dan menekankan perlunya transparansi dan kejelasan dalam membuktikan dugaan transaksi mencurigakan yang dapat mempengaruhi proses demokrasi di Indonesia.

Back to Top