Jakarta, (9/7). Tamanuri, yang merupakan
Anggota Komisi V DPR RI, meminta pemerintah memperhatikan perbaikan fasilitas
pertanian seperti bendungan, demi mendukung cita-cita ketahanan pangan
nasional.
Dikatakan oleh Tamanuri, Provinsi
Lampung memiliki sawah kurang lebih 330 hektare, yang pengairannya mengandalkan
empat bendungan. Namun disayangkan, beberapa bendungan tidak dapat maksimal
menampung air, karena mengalami pendangkalan dan kerusakan.
"Sekarang ini salah satu bendungan,
Way Rarem, yang tadinya untuk mengairi 22 ribu hektare, sekarang paling tinggi
sembilan ribu hektare," kata Tamanuri dalam Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Menteri PU Dody
Hanggodo, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Disampaikan juga oleh Tamanuri, bahwa berkurangnya
volume air bendungan, dipengaruhi adanya pendangkalan. Pendangkalan membuat
daya tampung berkurang drastis sehingga sawah tidak mendapat air yang cukup.
"Saya sering keliling, kalau
sekarang ini masih hujan dan air dikeluarkan dari bendungan, enggak kelihatan
penyakit yang di dalam, bagus semua irigasi kita. Tapi kalau kemarau, satu
meter ke bawah itu semuanya sudah berlubang," ujarnya.
Legislator Partai NasDem dari Dapil
Lampung II (LampungTengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Pringsewu,
Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan) itu, meminta pemerintah
segera memperbaiki bendungan dan infratruktur pertanian lainnya.
"Jadi harapan saya supaya cara
berpikir kita berubah agar apa yang menjadi cita-cita terkait ketahanan pangan
bisa didukung sepenuhnya," tegas Tamanuri. (JHL.645)