Jakarta, 14 November.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyatakan keyakinan dan
optimisme terhadap netralitas Polri dalam Pemilu 2024. Sahroni menegaskan bahwa
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah secara jelas menyampaikan
komitmen dan deklarasi netralitas, memastikan pemilu berlangsung damai.
"Saya tetap yakin dan optimistis bahwa Polri
akan bersikap netral pada kontestasi Pemilu 2024 nanti. Lagian Kapolri sudah
sampaikan berulang kali soal ini, sampai deklarasi soal netralitas dan pemilu
damai pula," kata Sahroni.
Meski begitu, Sahroni
meminta Polri untuk tetap waspada terhadap potensi gerakan oknum yang ingin
mengacaukan netralitas Korps Bhayangkara. Legislator Partai NasDem ini
menekankan pentingnya pemantauan intensif terhadap internal Polri.
"Tapi memang, tidak ada salahnya juga kalau
Polri tetap lakukan pemantauan intensif terhadap jajaran di internal. Jadi,
kalau ada yang ketahuan tidak netral, langsung sanksi tegas," ujar Sahroni.
Sahroni menyadari bahwa
meskipun Kapolri telah menegaskan komitmen, potensi munculnya oknum yang tidak
netral pada pemilu tetap terbuka.
"Yang namanya oknum
ini memang susah ditebak, apalagi jumlah anggota Polri lebih dari 400 ribu dan
semuanya tersebar di penjuru negeri. Jadi, tak bisa dipungkiri, pasti ada saja
satu dua oknum yang ‘bandel’," tegasnya.
Legislator NasDem ini juga
mengingatkan agar pemantauan internal dilakukan di seluruh struktur kepolisian,
dari tingkat pusat hingga daerah.
"Makanya kapolda, kapolres, bahkan kapolsek
harus pastikan spirit Pak Kapolri betul-betul tersampaikan ke seluruh jajaran
di bawah. Jangan sampai karena perbuatan oknum, rusak semua upaya yang dilakukan
Polri selama ini," ujarnya.
Sahroni juga menyatakan
bahwa komisi III akan terus melakukan upaya pemantauan para mitra kerja
menjelang pemilu 2024 kedepan.