Jakarta, 18 Januari. Wakil
Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung)
untuk menyelidiki secara menyeluruh aktivitas peleburan emas ilegal yang diduga
melibatkan PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Sahroni mempertanyakan kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang lebih tinggi
dalam praktik ilegal tersebut.
"Saya nggak yakin
pelakunya satu atau dua orang saja, sudah pasti komplotan ini. Patut diduga
akan ada banyak petinggi yang terlibat, baik dari swasta maupun negara," ungkap Sahroni, Rabu (17/1).
Legislator Partai NasDem
ini menilai bahwa aktivitas ilegal yang dilakukan oleh PT Antam terstruktur dan
sistematis, dengan dugaan keterlibatan pejabat tinggi.
"Ini tantangan
baru bagi Kejagung, bisa tidak membongkar ini sampai ke akar-akarnya, sampai ke
aktor utamanya?" tegasnya.
Sahroni menekankan bahwa
kasus ini bukanlah kasus biasa karena melibatkan aktivitas ilegal peleburan
emas di provinsi-provinsi besar. Ia juga menyampaikan keprihatinan terkait
potensi penggunaan emas hasil peleburan ilegal untuk tujuan yang merugikan.
"Sepertinya sudah
tidak takut ketahuan sedari awal. Saya juga khawatir, emas yang dileburkan
secara ilegal ini digunakan untuk sesuatu yang sangat jahat dan
berbahaya," ungkap Sahroni.
Legislator yang
mencalonkan diri di Dapil DKI Jakarta III ini menyebut penanganan kasus ini
sebagai tantangan awal untuk Kejagung di tahun 2024. Ia meminta agar Kejagung
menyelesaikan tugasnya dengan cepat dan menghasilkan progres dalam mengungkap
keterlibatan dalam peleburan emas ilegal PT Antam.