Jakarta, 18 Januari. Calon
Presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, berkomitmen untuk membangun daycare
atau tempat penitipan anak serta ruang laktasi di tempat-tempat kerja sebagai
langkah mendukung perempuan pekerja. Pernyataan ini muncul dalam kegiatan
"Desak Anies" bertema Perempuan, Lingkungan Hidup, dan Agraria, di
Half Patiunus, Jakarta Selatan, pada Kamis, 18 Januari 2024. Anies menanggapi
dilema perempuan yang bekerja setelah memiliki anak dengan mengusulkan solusi
konkrit.
"Kita harus
membangun daycare, tempat penitipan anak, kemudian ruang laktasi yang
berkualitas di tempat-tempat kerja sebagai dukungan kepada perempuan yang
bekerja agar dia tetap bisa bekerja sambil bisa merawat dan mengasuh
anak-anaknya," ujar Anies.
Pencanangan rencana ini
bukanlah sesuatu yang baru bagi Anies. Sebagai mantan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan, Anies telah menerapkan langkah serupa.,
"Kami membuat
daycare di lokasi yang paling strategis di kementerian di gedung utama, dan
dibuat dengan standar daycare terbaik level dunia,” terang Anies.
Meskipun Anies
menyayangkan penggusuran daycare yang telah dibangunnya, dia tetap menekankan
pentingnya pendidikan usia dini.
"Usia dini salah
satunya adalah daycare di usia awal sebelum mereka masuk PAUD," tambahnya.
Anies juga membagikan
pengalaman saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, di mana 32 daycare dibangun di
lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan komitmennya untuk terus
mewujudkan fasilitas ini, Anies memberikan bukti bahwa langkah ini bukan sekadar
janji kampanye, melainkan implementasi nyata dari kebijakan pro-perempuan yang
pernah dia terapkan sebelumnya.