Jakarta, 12
Oktober. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem dan Ketua Bidang Hubungan
Internasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Martin Manurung,
mengajukan permintaan kepada Pemerintah Indonesia untuk bergerak cepat dan
aktif dalam mencari solusi perdamaian antara Israel dan Palestina.
Dalam
pernyataannya, Martin Manurung menggarisbawahi pentingnya Indonesia berperan
sebagai penengah konflik dengan fokus pada aspek kemanusiaan.
"Indonesia harus berperan untuk menengahi
konflik Palestina dan Israel dengan mengutamakan sisi kemanusiaan." Ungkap Martin.
Wakil Ketua
Komisi VI DPR ini juga menekankan perlunya mendorong kedua pihak yang terlibat
untuk mencari titik temu melalui perundingan yang akan membantu mengakhiri
pertempuran yang telah menyebabkan ribuan korban jiwa. Sejak dimulainya konflik
Israel dan militan Palestina Hamas, telah berlangsung selama lima hari dengan
korban tewas mencapai 2.100 orang dan banyak yang terluka.
Martin Manurung
menjelaskan bahwa untuk menghindari peningkatan korban jiwa akibat konflik,
penting untuk mencapai gencatan senjata dan memulai proses perundingan.
"Kita mengharapkan adanya gencatan
senjata," katanya.
Dalam upayanya
untuk mendamaikan konflik ini, Martin Manurung mengusulkan bahwa Indonesia
dapat memanfaatkan keanggotaannya dalam Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Terlebih
lagi, Indonesia baru saja terpilih kembali sebagai anggota Dewan HAM PBB untuk
periode 2024-2026 melalui pemungutan suara di Markas Besar PBB di New York.
Selain itu,
Martin Manurung juga mengharapkan partisipasi aktif negara-negara lain dalam
mendamaikan konflik Israel dan Palestina. Melalui upaya damai, diharapkan akan
tercipta ruang bagi rekonsiliasi dan rekonstruksi bagi kedua negara yang telah
lama dilanda konflik tersebut.