Data News

Anak Muda Diajak Legislator Muda NasDem Tertarik Politik Lewat Gim Mobile Legends

Jakarta, (7/10). Raden Gusti Arief Yulifard, Legislator muda Partai NasDem, memiliki cara unik untuk mengajak kaum milenial dan generasi Z tertarik pada politik. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah melalui gim Mobile Legends, yang tengah populer di kalangan anak muda.

“Kami mengajak dengan pola-pola yang disukai anak muda. Kami membahas politik dengan cara yang tidak kaku atau terlalu formal, tetapi dengan metode yang menarik perhatian mereka. Salah satu contohnya adalah turnamen Mobile Legends yang saya buat baru-baru ini. Di sela-sela turnamen, kami menyisipkan edukasi tentang politik,” ujar Gusti dalam program Crosscheck Medcom.id, Minggu (06/10/2024).

Disampaikan oleh Gusti, gim tersebut digunakan sebagai media untuk memberikan pemahaman politik secara lebih mudah. Ia mencontohkan bahwa, seperti halnya dalam gim, setiap kebijakan yang diambil dalam kehidupan nyata akan selalu berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.

“Karena saya masih muda, saya lebih paham apa yang diinginkan oleh anak-anak muda. Jadi, program-program yang kami buat juga disesuaikan dengan minat mereka. Saat turun ke lapangan, kami menggunakan pendekatan yang lebih relevan untuk mengajarkan mereka tentang politik,” jelasnya.

Lebih lanjut, diungkapkan juga oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem ini, bahwa penggunaan gim seperti Mobile Legends kini kerap dimanfaatkan oleh beberapa pihak sebagai strategi untuk menarik suara pemilih muda, terutama karena generasi Z sangat erat dengan dunia gim.

“Sebagai politisi, penting untuk memikirkan bagaimana cara mendekati pemilih dengan cara yang efektif. Baik melalui Mobile Legends atau metode lainnya, yang penting adalah bagaimana kita dapat menarik perhatian mereka,” pungkas Gusti.

Pendekatan kreatif ini dianggap sebagai salah satu upaya untuk menjembatani generasi muda dengan dunia politik, sekaligus menunjukkan bahwa politik dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan dan relevan bagi kaum milenial dan generasi Z. (JHL.378)

Back to Top