Data News

Hak Angket dinilai Timnas AMIN Sebagai Instrumen Keadilan.

26/2/2024 09:30

Jakarta, (25/2). Hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dinilai oleh Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN) sebagai instrumen keadilan yang diberikan kepada masyarakat.

"Hak angket adalah salah satu jalan yang bisa mencari keadilan bagi masyarakat," kata juru bicara Timnas AMIN Muhammad Iqbal dalam program Crosscheck by Medcom.id bertajuk 'Dinasti Politik Jokowi Kena Slepet Hak Angket?' di akun YouTube Medcom.id, Minggu (25/2).

Tiga Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai Koalisi Perubahan telah menyampaikan dukungan terhadap hak angket dalam pertemuan beberapa waktu lalu. Saat ini, tindak lanjut usai masa reses awal Maret 2024 sedang ditunggu oleh kubu pendukung AMIN.

"Tiga sekjen sudah bertemu dan bersepakat untuk mendukung hak angket ini dan kami masih menunggu masa reses," ujar Iqbal.

Selain itu, PDIP juga ditunggu oleh kubu AMIN. Intensitas komunikasi Timnas AMIN dengan PDIP, yang merupakan penggagas hak angket, diyakini semakin meningkat. "Kita sedang berkomunikasi nya dengan berbagai pihak. Tapi semua mekanisme kita coba," ucap Iqbal.

Sebelumnya, partai pengusungnya, PDIP, didorong oleh capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo untuk mengajukan hak angket di DPR terkait dugaan kecurangan Pilpres 2024. Hak angket dianggap sebagai salah satu upaya untuk meminta pertanggungjawaban KPU dan Bawaslu terkait pelaksanaan kontestasi politik tersebut.(JHL.45)

Back to Top