Ternate, (24/4). Ditegaskan oleh DPW Partai NasDem
Maluku Utara (Malut), bahwa arah konsolidasi politik menuju 2029 melalui Rapat
Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar Kamis (23/4). Mengusung tema “Sinergi
Partai dan Fraksi Partai NasDem Maluku Utara”, forum ini dihadiri hampir
seluruh DPD Partai NasDem se-Malut bersama jajaran Fraksi Partai NasDem di DPRD
kabupaten/kota dan provinsi. DPD Partai NasDem Sanana dan Morotai tidak hadir
karena kendala transportasi.
Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Komisi XIII
DPR RI, Willy Aditya, hadir memberikan pembekalan. Turut mendampingi, Wasekjen
Partai NasDem, Jakfar Sidik.
Dalam arahannya, Willy menekankan bahwa partai
politik tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kendaraan menghadapi pemilu lima
tahunan. Menurut dia, partai harus dibangun dari basis sosial yang hidup di
tengah masyarakat.
“Partai harus hadir dalam denyut persoalan rakyat.
Jangan berpartai hanya saat pemilu. Kalau orientasi berpartai hanya ketika
kontestasi, maka kader yang tidak terpilih akan kehilangan ruang pengabdian.
Itu cara berpikir yang harus diubah,”
kata Willy.
Ditegaskan juga olehnya, bahwa kekuatan partai
terletak pada kedekatan dengan rakyat, keberpihakan pada isu lokal, serta
keberanian kader menghadapi realitas politik tanpa bergantung pada modal.
“Jangan berpikir mau maju legislatif harus selalu
dimulai dengan uang. Politik tidak boleh dibatasi oleh pesimisme. Kita lahir
untuk menaklukkan realitas, bukan tunduk padanya,” ujarnya.
Korwil DPP Partai NasDem wilayah Maluku, Malut, dan
Papua Barat, Helmy Umar Muchsin, menilai pembekalan tersebut menjadi suntikan
energi baru bagi kader.
“Yang dibangun malam ini bukan sekadar konsolidasi
struktur, tapi kesadaran ideologis bahwa berpartai adalah kerja pengabdian yang
terus hidup, bukan musiman. Ini memantik semangat baru kader NasDem Malut,” kata Helmy yang juga Wakil Bupati Halmahera
Selatan itu.
Ketua DPW Partai NasDem Malut, Husni Bopeng,
menyebut Rakorwil sebagai momentum menyatukan gerak partai dan fraksi agar
lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.
“Pesan yang disampaikan Ketua DPP sangat jelas,
partai harus tumbuh dari basis rakyat. Rakorwil ini menegaskan NasDem Malut
siap memperkuat konsolidasi hingga ke akar rumput, membangun kerja politik yang
menyentuh kebutuhan masyarakat dan menyiapkan kemenangan yang lebih besar ke
depan,” ujarnya.
Lebih jauh, Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem
Malut, Abd. Rahim Odeyani, mengatakan Rakorwil bukan sekadar forum koordinasi,
melainkan ruang penyamaan visi seluruh struktur partai.
“Sinergi partai dan fraksi tidak boleh berhenti di
forum. Ini harus diterjemahkan menjadi kerja-kerja politik yang terukur, solid,
dan dekat dengan rakyat. Rakorwil ini memperkuat disiplin organisasi sekaligus
menyatukan orientasi perjuangan kita menuju agenda politik berikutnya,” kata mantan Wakil Bupati Halmahera Tengah itu.
Adapun Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW
Partai NasDem Malut, Muchlis Tapi-Tapi, menilai kemenangan politik harus
dibangun jauh sebelum tahapan pemilu dimulai. Dia memandang, Rakorwil ini
sebagai upaya memperkuat basis, kaderisasi, dan kerja politik yang berorientasi
pada masyarakat.
“Pembekalan ini menegaskan, pemenangan tidak
dimulai saat tahapan pemilu dibuka, tapi dari sekarang, melalui kerja basis,
kaderisasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Itu fondasi yang sedang
kita kuatkan melalui Rakorwil ini,”
ujar mantan Wakil Bupati Halmahera Utara itu.(JHL.7)