Data News

Sulaeman minta KKP Prioritaskan Kesehatan dan Kelestarian kelautan dan perikanan

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Sulaeman L. Hamzah, menekankan pentingnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk tidak hanya fokus pada target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga memastikan kesehatan, kelestarian, dan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan.

Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Sulaeman mengungkapkan keprihatinannya terkait dampak pungutan PNBP yang dapat memicu konflik di tingkat tapak, terutama dalam pelaksanaan kebijakan penangkapan ikan terukur.

"Ini juga penting bagi ekologi dan nelayan itu sendiri. Kami mencatat bahwa rencana pungutan PNBP yang dilakukan KKP justru memicu atau menimbulkan konflik di tingkat tapak (unit paling dasar), terutama dalam penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur," ujar Sulaeman

Menurutnya, kondisi dan keberlangsungan nelayan juga perlu diperhatikan. Infrastruktur dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan penangkapan ikan terukur yang akan dimulai pada tahun 2024.

Sulaeman juga mengajukan permintaan agar KKP melakukan sosialisasi yang luas kepada semua pihak yang terkait dengan aturan penangkapan ikan terukur. Selain itu, dia menginginkan KKP untuk menjelaskan secara transparan mengenai pendistribusian kuota penangkapan ikan per kapal di pelabuhan pangkalan.

Lebih lanjut, Sulaeman meminta KKP untuk mengantisipasi dinamika dan dampak yang mungkin timbul akibat penerapan kebijakan tersebut, sehingga kebijakan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

"Kami juga meminta agar KKP memitigasi dinamika dan dampak yang akan terjadi atas penerapan kebijakan tersebut sehingga kebijakan ini dapat berjalan dengan baik," tegasnya.

Dia juga menekankan pentingnya KKP untuk terus mendukung program dan kegiatan yang berdampak positif pada keberlanjutan usaha nelayan, baik dalam perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Salah satu contoh yang dia berikan adalah program pembuatan pakan mandiri bagi pembudidaya ikan, yang dianggapnya penting karena harga pakan saat ini sangat mahal.

Back to Top