Jakarta,
(8/10) Nova Harivan Paloh, merupakan Legislator NasDem, yang resmi terpilih
sebagai Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta untuk periode 2024-2029. Penetapan
dilakukan dalam Rapat Pimpinan Penyusunan Komposisi Pimpinan dan Anggota pada
Alat Kelengkapan DPRD Provinsi DKI Jakarta (AKD) Masa Jabatan Tahun 2024-2029.
Disampaikan
oleh Nova Paloh, saat ditemui usai penetapan, ia berkomitmen untuk
memaksimalkan kemitraan antara Komisi B dengan berbagai dinas terkait di
Jakarta guna memastikan pelaksanaan program-program berjalan lancar.
“Tentunya
kita akan terus bermitra dengan BUMD, Dinas Perhubungan, UMKM, serta Dinas
Tenaga Kerja (Disnaker). Hal ini yang akan kita maksimalkan supaya
program-program yang dilakukan oleh Komisi B berjalan dengan lancar,” ujar
Nova usai rapat pimpinan DPRD Jakarta, Senin (07/10/2024).
Disoroti
juga oleh Nova mengenai pentingnya peningkatan transportasi, terutama dalam
mendukung Jakarta menuju status sebagai kota global.
“Fokus
kita salah satunya adalah masalah transportasi, seperti MRT. Ini harus kita
maksimalkan, karena transportasi adalah kunci penting dalam upaya menjadikan
Jakarta sebagai kota global,” jelas Nova.
Nova
berkomitmen untuk memantau perkembangan proyek MRT Jakarta, terutama fase 2A,
yang diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Ia
juga berencana untuk meminta penjelasan terkait percepatan pembangunan agar
proyek tersebut selesai tepat waktu.
“Kita
melihat bahwa masalah MRT kan masih belum selesai sekarang kan. Yang bisa
sampai kota atau pembangunan MRT fase 2A. Nanti saya juga akan memantau dan
akan meminta penjelasan terkait percepatan pembangunan MRT supaya tepat waktu,”
jelas Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD Jakarta ini.
Selain
itu, disoroti juga oleh Nova mengenai masalah air bersih di Jakarta, khususnya
terkait dengan pelayanan PAM yang masih sering dikeluhkan oleh warga. Ia
menegaskan bahwa pihaknya akan berfokus pada penyelesaian masalah tersebut agar
masyarakat tidak lagi mengalami gangguan distribusi air bersih.
“Masalah
PAM, terutama air minum, masih menjadi perhatian kita. Ada beberapa wilayah
yang sering mengalami mati air atau kebocoran. Ke depan, kita akan fokus untuk
memastikan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terkait hal ini,” tegasnya.
(JHL.380)