Kupang, 20
Juli. Demi melakukan pencegahan dan penanganan terhadap tindak pidana
perdagangan orang (TPPO), banyak pihak harus dilibatkan. Hal ini disampaikan
oleh Anggota komisi III DPR RI fraksi Partai NasDem, Jacki Uly. Menurutnya
dalam memberantas hal ini harus
dilakukan dengan melibatkan banyak pihak sehingga baik pencegahan maupun
penanganan dapat dilakukan secara keseluruhan.
"Tidak boleh jalan sendiri-sendiri.
Kepolisian, imigrasi dan semua stakeholder, serta masyarakat harus membangun
satu komitmen dalam menanggulanginya," ujar Jacki
Ia menyebut
TPPO merupakan kejahatan sadis dan di luar batas kemanusiaan. Bahkan, kebayakan
korban TPPO diambil organ tubuhnya untuk diperdagangkan di pasar gelap. Hal ini
membuat dia berharap pelaku dapat ditindak dan dihukum seberat-beratnya.
"Merekalah yang membujuk rayu masyarakat
dengan janji-janji yang menggiurkan. Masyarakat dengan segala keterbatasan,
apalagi kemiskinan yang melilit akan cepat terpengaruh dengan bujuk rayu
itu," Ungkap
Jacki.
Selain itu
jacki juga mengutarakan bahwa sosialisasi juga harus terus gencar dilakukan
agar masyarakat dapat mengetahui modus yang digunakan jaringan tersebut.
Menurutnya banyak orang terjebak karena rayuan akan keuntungan ekonomi yang
didapatkan nantinya.
"Faktanya masih banyak orang yang terus
terjebak dan seakan tidak bisa keluar dari jebakan para calo. Kuatnya jaringan
para pelaku tentu membutuhkan power untuk melakukan perlawanan dan
pemberantasan,"
tandasnya.