Jakarta, (10/11). Peringatan Hari
Pahlawan, harus menjadi momentum keberlanjutan perjuangan di berbagai bidang
pembangunan, yang hingga saat ini dukungan dari setiap anak bangsa sangat
dibutuhkan.
"Perjuangan fisik melawan penjajah
telah usai. Kini, medan perjuangan baru terbuka antara lain untuk mengatasi
ketimpangan dan kemiskinan, kebodohan, degradasi moral, serta intoleransi yang
menghalangi pencapaian target-target pembangunan nasional," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari
Moerdijat pada keterangan tertulisnya, Senin (10/11/2025), dalam rangka
memperingati Hari Pahlawan setiap 10 November.
Menurut Lestari, sejumlah tantangan
dalam proses pembangunan saat ini, butuh perjuangan bersama untuk mengatasinya,
melalui dukungan aksi nyata dari setiap anak bangsa.
Catatan Badan Pusat Statistik pada
Februari 2025, Generasi Z (Gen Z) di Indonesia merupakan kelompok demografis
terbesar saat ini, dengan jumlah mencapai 27,94?ri total populasi atau
sekitar 74,93 juta jiwa.
Disampaikan oleh Rerie, sapaan akrab
Lestari, Serbuan informasi global yang dikonsumsi Gen Z, berpotensi memperlebar
kesenjangan emosional antara Gen Z dan figur pahlawan, serta nilai-nilai yang
diperjuangkannya.
Ditegaskan oleh Rerie, bahwa kondisi tersebut
merupakan tantangan yang harus segera dijawab, dengan berbagai langkah nyata.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI
itu, mendorong agar nilai-nilai kepahlawanan dapat konsisten ditanamkan di
setiap generasi agar keberlanjutan semangat perjuangan di berbagai bidang dapat
terus tumbuh.
Diharapkan oleh Anggota Majelis Tinggi
Partai NasDem itu, peringatan Hari Pahlawan tahun ini tidak hanya menjadi
pengingat jasa para pahlawan, lebih dari itu juga sebagai pemicu semangat
kolektif untuk menjadi pahlawan bagi zamannya.
Ditambahkan oleh Rerie, tentunya sesuai
dengan kapasitas dan peran yang dimiliki setiap anak bangsa dalam ikut serta
membangun Indonesia.
Diharapkan juga oleh Rerie, dengan
penerapan nilai-nilai luhur para pahlawan, setiap anak bangsa dapat
berpartisipasi aktif menentukan keberhasilan proses pembangunan, demi
mewujudkan keadilan dan kemakmuran yang merata bagi setiap warga negara. (JHL.858)