Jakarta, 4
Junli. Kasus penyalahgunaan narkoba oleh anak pejabat yang baru-baru ini
terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat harus dikawal kata Ahmad Syahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu mendorong polri agar mengusut tuntas kasus
tersebut. Ia menegaskan bahwa jangan sampai proses hukum yang sedang berjalan
itu terhambat karena ada embel-embel anak pejabat.
“Jangan karena ada embel-embel dia anak pejabat
atau apapun itu, jadi ada perlakuan berbeda. Proses saja seperti biasa, tidak
boleh ada kekhususan dan intervensi apapun. Anak siapapun sama di depan hukum,” ujar Sahroni.
Bagi Sahroni
kasus ini sudah seharusnya dikembangkan untuk melacak sampai ke tahap penjual
dan bandarnya. Legislator NasDem Dapil DKI Jakarta III itu berharap kasus ini
tiodak berhenti hanya sampai ke tahap penyalahgunaan saja. Menurutnya hal ini
harus diupayakan untuk ditangkap pelakunya agar pemberantasan narkoba dapat
berjalan secara maksimal.
“Cari sampai ketemu dari mana dia mendapatkan
barang haram tersebut. Karena fokus utama tetap memberantas bandar,” tukas Sahroni.
Penyalahgunaan
Narkoba yang dilakukan oleh RS 20 tahun itu, merupakan seorang mahasiswa
kedokteran yang kemudian ditangkap setelah mengkonsumsi narkoba jenis sabu
beserta alat bukti hisap. Kasus tersebut menurut Kasatnarkoba Polres Cianjur,
AKP Primadona diawali dari laporan warga. laporan kemudian didalami dan
ditemukan adanya dugaan transaksi penyalahgunaan narkoba di Cianjur Selatan.