Data News

Hilirisasi Minerba Mesti Berdampak Nyata bagi Daerah Penghasil

Jakarta, (19/5). Ditegaskan oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, bahwa program hilirisasi mineral dan pembangunan smelter harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah penghasil tambang, bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perkembangan industri pertambangan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi perekonomian nasional, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah penghasil,” ujar Cheroline dalam RDP Komisi XII dengan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam mempercepat pembangunan smelter dan program hilirisasi mineral untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

“Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan smelter dan program hilirisasi mineral yang bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri,” katanya.

Selain itu, disoroti juga oleh Cheroline, bahwa masih adanya aktivitas pertambangan rakyat yang dilakukan secara mandiri di sejumlah daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan realitas di lapangan yang harus dikelola dengan baik agar tetap memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan tata kelola pertambangan.

“Di beberapa daerah tambang kami masih melihat adanya aktivitas pertambangan yang dilakukan masyarakat secara mandiri. Hal ini merupakan realitas di lapangan yang perlu dikelola dengan baik agar tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga tata kelola pertambangan yang tertib,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah maupun BUMN pertambangan seperti PT Antam untuk menghadirkan skema pemberdayaan masyarakat tambang melalui pola kemitraan ataupun pembelian hasil tambang rakyat secara resmi.

“Kami ingin menanyakan apakah terdapat skema dari pemerintah atau BUMN pertambangan seperti PT Antam untuk mendorong pemberdayaan masyarakat tambang melalui pola kemitraan atau pembelian hasil tambang rakyat secara mandiri,” ujarnya.

Diharapkan Legislator Partai NasDem dari dapil Papua Barat itu, pengelolaan sumber daya mineral Indonesia semakin memperkuat daya saing industri nasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan negara. (JHL.7)

Back to Top