Data News

Hasbi Anshory dukung kenaikan tunjangan prajurit TNI didaerah terpencil

Situbondo, 11 September. Hasbi Anshory, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap usulan kenaikan tunjangan bagi seluruh prajurit TNI, terutama yang berdinas di daerah perbatasan, Papua, dan pulau-pulau terluar. Menurutnya, prajurit di wilayah-wilayah ini memiliki risiko yang lebih tinggi dalam menjalankan tugas mereka.

"Pada prinsipnya kita dukung, apalagi prajurit di pulau terluar, Papua, risikonya lebih tinggi," ujar Hasbi

Hal ini dikatakan saat menghadiri Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2023 di Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (10/9).

Hasbi juga mencatat bahwa tunjangan bagi anggota TNI di daerah terpencil saat ini terlalu kecil dan belum pernah diperbarui sejak tahun 2001. Sebagai contoh, tunjangan bagi mereka hanya sebesar Rp340 ribu per bulan.

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, telah mengusulkan kenaikan tunjangan ini. Dalam rapat dengan Komisi I DPR beberapa waktu lalu, TNI mengajukan tambahan dukungan anggaran untuk anggaran kontijensi dari pagu anggaran tahun 2024. Anggaran kontijensi ini bertujuan untuk kebutuhan di luar program-program yang telah direncanakan sebelumnya, seperti mobilisasi pasukan TNI dalam penanggulangan bencana alam.

Yudo menyebut bahwa tambahan anggaran kontijensi tersebut sekitar Rp250 miliar, dengan catatan bahwa anggaran tersebut akan dikembalikan ke kas negara apabila tidak digunakan. Usulan ini diharapkan dapat membantu memperbaiki tunjangan prajurit TNI di daerah terpencil, yang akan memberikan penghargaan yang lebih besar kepada mereka yang bekerja dalam kondisi yang lebih berisiko.

Back to Top