Jakarta, 5 Januari. Dalam
upaya mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia,
konsistensi dalam kebijakan menjadi kunci utama. Wakil Ketua MPR RI, Lestari
Moerdijat, menegaskan pentingnya mempertahankan tren positif kunjungan wisata
tahun lalu.
“Tren kunjungan wisata
pada tahun lalu yang membaik harus dipertahankan dengan konsisten meningkatkan
kualitas pariwisata yang ditawarkan,”
ujar Lestari Moerdijat.
Menurut data Badan Pusat
Statistik (BPS), kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari–November 2023
mencapai 10,41 juta orang, mengalami peningkatan 110,86% dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya. Meski terjadi lonjakan, total kunjungan masih di
bawah level 2019 sebelum pandemi.
Lestari Moerdijat
menekankan perlunya perencanaan pengembangan yang matang, mempertimbangkan
potensi dan tantangan yang ada. Dalam pandangannya, mewujudkan pariwisata
berkualitas dan berkelanjutan adalah pilihan tepat.
Rerie, anggota Komisi X
DPR RI, menyatakan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata memegang
peranan sentral dalam transformasi ini. Menurutnya pilihan mewujudkan
pariwisata berkualitas menuntut kapasitas keterampilan SDM yang lebih baik.
Rerie menegaskan
pentingnya konsistensi dalam meningkatkan kualitas SDM pariwisata, mengingat
keberagaman potensi pariwisata di Indonesia. Dengan SDM yang mumpuni, upaya
mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dianggap sebagai
keniscayaan. Sehingga dapat menciptakan pengalaman berwisata yang tak hanya
memukau namun juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.