Jakarta, 8
Agustus. Pinjaman Online (pinjol) Ilegal yang sudah sangat meresahkan
belakangan ini harus segera ditindak tegas. Hal ini disampaikan oleh Wakil
Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Ia menyatakan bahwa Pinjol illegal saat
ini masih terus berkeliaran bebas dan bahkan juga memasang iklan di media
sosial.
“Saya minta Polri serius berantas pinjol ilegal
yang sudah sangat membahayakan keamanan. Saya masih sering lihat iklan pinjol
di Instagram. bingung saya, kok masih berani berkeliaran. Berarti masih banyak
korbannya," kata
Sahroni.
Bagi Sahroni
Korps Bhayangkara dapat bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan ataupun
lembaga keuangan yang terkait untuk menindak hal tersebut. Ia jua menyampaikan
bahwa edukasi harus terus dilakukan pada masyarakat agar mereka lebih
teredukasi dan tidak terjerat pinjol illegal.
"Dalam hal ini, polisi bisa bekerja sama
dengan OJK dan lembaga terkait agar semuanya bersinergi berantas pinjol
ilegal,” tandas
Sahroni.
Dampak dari
Pinjol illegal sangat besar seperti yang dilakukan oleh AAB, seorang mahasiswa
yang tega membunuh juniornya sendiri untuk melunasi hutang akibat Pinjol.
Legislator NasDem Dapil DKI Jakarta III itu mengaku bahwa ia miris melihat
kasus pinjol illegal tersebut. Ia meminta pihak kepolisian harus bertindak
tegas untuk memberantasnya karena cara penagihan yang dilakukan sangat
meresahkan dan membuat orang menjadi nekat.
"Polisi harus meningkatkan kinerjanya dalam
memberantas pinjol ilegal karena cara-cara penagihannya sangat meresahkan dan
bisa bikin orang nekat,”
pungkas Sahroni.