Jakarta, (2/7). Cindy Monica, yang merupakan
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, menyatakan keprihatinan
mendalam, atas terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang menimpa
seorang pengajar berinisial WP, di Payakumbuh, Sumatera Barat.
“Saya sangat terpukul
mendengar kasus ini. Tindakan kekerasan terhadap perempuan, terlebih terhadap
seorang pengajar Qur’an yang telah berjasa dalam mendidik generasi bangsa
adalah bentuk kejahatan yang harus ditindak tegas,” tegas Cindy dalam keterangannya, Rabu (2/7/2025).
WP mengalami kekerasan fisik yang sangat brutal dari suaminya sendiri.
Korban dipukul menggunakan benda tumpul di bagian kepala, dibekap dengan
bantal, serta mengalami luka sayatan pada telinga kiri diduga akibat digunting.
Peristiwa memilukan tersebut, terjadi pada Senin
(30/6), sekitar pukul 03.00 WIB. Perbuatan keji itu membuat WP menderita
retak pada tengkorak dan luka serius yang mengancam nyawanya, kini ia sedang dalam perawatan intensif di
rumah sakit.
Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap perlindungan perempuan dan anak,
Cindy meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan
menindaklanjutinya sesuai hukum yang berlaku.
“Jangan ada toleransi
terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Negara harus hadir melindungi korban,
dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” lanjut Cindy.
Cindy yang merupakan Legislator Partai NasDem dari Dapil Sumatera
Barat II (Kabupaten Agam, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota
Pariaman, dan Kota
Payakumbuh) itu, Selain mendorong proses hukum, disuarakan juga
olehnya agar instansi pemerintah, lembaga perlindungan perempuan, dan
masyarakat sekitar, lebih aktif menciptakan lingkungan yang aman dan suportif
bagi korban kekerasan rumah tangga.
“Kami di DPR akan terus
mendorong peningkatan anggaran dan kebijakan afirmatif untuk perlindungan
perempuan, serta penguatan layanan pendampingan dan pemulihan korban,” tutup Cindy.(JHL.632)