Partai
NasDem membuka kongres II pada tanggal 8 November 2019 di JIEXPO Kemayoran
Jakarta. Acara pembukaan dihadiri juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan
dan beberapa kepala daerah lainnya.
Kongres
II Partai NasDem dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 8-11 November
2019. Acara puncak akan diakhiri dengan perayaan ulang tahun Partai NasDem
ke-8. Peserta yang hadir mulai dari struktur internal Partai (DPP-DPRT) dan
anggota legislatif Partai NasDem (DPR-RI, DPRD kabupaten/kota).
Anies
Baswedan hadir dan memberikan sambutan sebagai Gubernur DKI Jakarta, tuan rumah
pelaksanaan kongres. Hal ini menarik perhatian publik, mengingat Anies Baswedan
tidak didukung oleh Partai NasDem dalam Pilgub DKI Jakarta tahun 2017. Selain
itu, semakin kencangnya isu bahwa Anies Baswedan akan diusung oleh Partai
NasDem pada Pilpres tahun 2024, membuat publik semakin penasaran dan
bertanya-tanya arah politik Partai NasDem.
Anies
Baswedan dalam pidatonya di hadapan peserta kongres mengingatkan agar Partai
NasDem menjadi garda yang terdepan dalam memperjuangkan keadilan. Hal ini tentu
saja beralasan karena nilai keadilan ini merupakan roh perjuangan partai dan
tercatat dalam manifesto Partai NasDem. Keadilan inilah yang akan menjadi
landasan utama persatuan bagi bangsa Indonesia.
Pada
kesempatan yang sama ketua umum Partai NasDem, Surya Paloh menekankan komitmen
Partai NasDem dalam memperjuangkan kepentingan bangsa. Ia berpesan kepada semua
kader untuk rendah hati dan merangkul kawan atau lawan. Sikap seperti ini
merupakan ciri masyarakat yang memegang teguh Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Perayaan
pembukaan begitu meriah dan syarat pesan politik. Ada sebagian kader yang
secara lantang mengatakan “Anies presiden 2024”, ketika beliau memasuki ballroom. Ada juga yang meneriakkan
“oposisi”, dan secara tegas Surya Paloh mengatakan NasDem tetap bersama Jokowi
dan berada dalam koalisi pemerintahan.