Jakarta, 21 Februari. Momentum mudik lebaran 2023 menurut kementerian perhubungan diperkirakan akan mencapai 80 juta orang. Ini sebagai dampak dari pencabutan pembatasan kegiatan masyarakat dan kondisi ekonomi yang membaik pasca pandemi Covid-19. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, menyatakan bahwa potensi multidimensi dari mudik harus dijaga dan dipersiapkan secara matang. Rerie sapaan akrab Lestari Moerdijat berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat harus dapat mengantisipasinya mengingat hal ini akan dilakukan oleh puluhan juta orang dalam waktu yang hampir bersamaan. Bagi anggota komisi x DPR RI itu, potensi dalam proses mudik berpengaruh secara signifikan terhadap sektor perekonomian di Indonesia. Dalam catatan bank Indonesia (BI), di lebaran 2019 permintaan unang tunai sebesar Rp192 triliun sedangkan pada 2020 menurut catatan BI sebesar Rp158 triliun. Senada dengan yang disampaikan oleh BI, Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS) berkesimpulan bahwa perputaran uang pada masa hari raya Idul Fitri berkisar di angka Rp142,2 triliun. kebutuhan sebesar ini digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan transportasi, akomodasi, konsumsi, dan rekreasi. Rerie berharap kolaborasi antar pihak baik di pusat maupun daerah dapat mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia, tambahnya.