Bogor, (11/12). Untuk mendorong komitmen swasembada pangan, Asep
Wahyuwijaya, selaku anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,
mendorong proses transformasi kelembagaan Bulog menjadi badan otonom di bawah
presiden.
Ditemui saat melakukan kunjungan ke kantor Perum
Bulog Cabang Bogor, Jawa Barat, Selasa
(10/12/2024), pria yang akrab disapa Kang AW itu menegaskan transformasi Perum
Bulog menjadi badan khusus adalah keniscayaan yang mesti dilakukan agar
swasembada pangan dapat tercapai.
Menurut Asep, fungsi Bulog dapat menjadi
representasi negara yang hadir secara dominan untuk menyerap dan
mendistribusikan seluruh komoditas pangan strategis dari petani kepada rakyat
Indonesia. "Penataan kelembagaan di Bulog ini pun dalam rangka mendorong
ekosistem swasembada yang kondusif. Isu soal swasembada pangan harus dipandang
secara komprehensif," ungkap AW.
Ditambahkan olehnya, Swasembada pangan itu, yang
terpenting mencakup masalah kesiapan negara dalam menyerap dan mendistribusikan
produksi pangan, bukan hanya masalah kemampuan mencetak jutaan hektare sawah
baru, bukan sekedar kemampuan dalam membangun berapa ribu kilometer irigasi
primer hingga tertier, dan bukan juga hanya masalah menyiapkan banyak bibit
berkualitas serta menyediakan jutaan ton pupuk dan alat pertanian.
"Oleh karena itu, secara bersamaan proses
transformasi Bulog pun harus diikuti dengan perbaikan dalam tata kelola
kelembagaan agar lebih profesional, transparan, kredibel, akuntabel, dan
efektif. Ukuran kerjanya menjadi jauh lebih besar sehingga tidak bisa lagi
dilakukan dengan cara dan kewenangan sebagaimana korporasi biasa," papar legislator NasDem dari Dapil Jabar V
(Kabupaten Bogor) itu.
Yanto Nurdianto, Kepala Cabang Perum Bulog
Kabupaten Bogor, Di tempat yang sama, juga menyampaikan bahwa seiring dengan
penugasan yang diberikan pemerintah kepada Bulog dalam mengelola cadangan beras
dan stabilisasi harga beras di tingkat produsen dan konsumen, maka perlu
dukungan dari semua pihak. Dukungan itu penting mengingat tugas tersebut
tidaklah mudah. "Perlu dukungan dari semua pihak termasuk dari penentu
kebijakan seperti DPR RI," ungkapnya.
Bulog pun ke depannya, diharapkan bisa lebih
berperan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan di Indonesia. "Harapan
kami semoga rencana penguatan kelembagaan bisa terwujud agar amanah besar yang
diemban bisa efektif dilakukan," pungkas Yanto. (JHL.458)