Jakarta, 9
Januari. Dewan Pakar Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
(Amin) mengungkapkan persiapannya untuk sesi debat kelima Pilpres 2024 yang
akan digelar pada 4 Februari mendatang. Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Hamdan
Zoelva, menegaskan bahwa timnya telah menyiapkan program pemungkas yang menjadi
penentu arah pemerintahan jika Anies-Muhaimin terpilih.
"Kami insya Allah memiliki visi, misi, dan
program pemungkas untuk debat terakhir karena itu jadi penentu. Akan ada banyak
yang menjadi program pemungkas," ujar Hamdan Zoelva.
Salah satu
fokus utama dalam program pemungkas tersebut adalah peningkatan perhatian
terhadap sekolah swasta. Zoelva menganggap perlu adanya perbaikan dalam
perlakuan terhadap sekolah swasta, yang menurutnya sejak zaman Belanda telah
membangun kekuatan sendiri. Menurut Zoelva, memperbaiki kualitas sekolah swasta
akan berdampak positif pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
Indonesia secara masif.
"Sekolah-sekolah swasta, sejak zaman Belanda,
mereka bangun kekuatan sendiri. Ada perlakuan yang tidak adil antara sekolah
yang dibangun oleh pemerintah dan swasta. Ini harus diperbaiki. Menurut Pak
Anies, memperbaiki sekolah swasta berarti memperbaiki kualitas SDM," ungkap Zoelva.
Selain itu,
program peningkatan kualitas sekolah swasta diharapkan akan memberikan dampak
positif pada kesejahteraan para guru swasta yang saat ini mengalami kesenjangan
yang signifikan dalam pendapatan.
"Kasihan guru-guru swasta ini. Ada kesenjangan
yang sangat luar biasa. Mereka ada yang dapat Rp200 ribu sebulan, Rp500 ribu
sebulan, kasihan," tandasnya.
Dengan fokus
pada peningkatan kualitas pendidikan melalui perbaikan sekolah swasta, Tim Amin
berharap dapat memberikan kontribusi nyata pada pembangunan SDM dan
kesejahteraan guru di Indonesia. Tema debat kelima secara umum akan mencakup
kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan,
ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.