Data News

Wibi optimis pemilu 2024 jujur dan adil namun kekhawatiran netralitas aparat tetap muncul

Jakarta, 29 November. Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyampaikan keyakinannya bahwa Pemilu 2024 akan berlangsung jujur, adil, dan berkualitas. Meskipun demikian, ia tetap menekankan bahwa isu ketidaknetralan aparat negara masih menjadi kekhawatiran masyarakat.

"Dari Pemilu yang kita alami lalu-lalu, ini adalah perbincangan yang paling banyak dibicarakan masyarakat terkait dengan adanya netralitas yang diragukan dari segi struktural maupun operasional, dan ini sangat ramai sekali diperbincangkan," ujar Wibi, Rabu (29/11).

Wibi, yang juga Juru Bicara Timnas AMIN, menegaskan bahwa Pemilu 2024 harus menjadi komitmen penyelenggara Pemilu untuk membuktikan bahwa Pemilu berlangsung dengan bermartabat. Ia mengutip pernyataan Cawapres Gus Muhaimin yang mengingatkan agar Indonesia tidak kembali ke titik nol, karena hal tersebut dianggap sebagai suatu kemunduran yang akan dirasakan seluruh bangsa Indonesia.

"Kemajuan yang kita harapkan itu akan sia-sia dengan adanya kecurangan-kecurangan," ujarnya.

Wibi, yang juga Sekretaris NasDem DKI Jakarta, menegaskan bahwa pasangan AMIN akan mengusung kampanye semangat perubahan, keluar dari politik kepura-puraan menjadi politik kejujuran.

"Pak Anies dan Pak Muhaimin membawa politik yang riang gembira kepada masyarakat Indonesia bahwa besok tanggal 14 Februari akan terpilih presiden dan wakil presiden pembawa harapan yang selama ini yang ditunggu-tunggu," tandasnya.

Deklarasi Pemilu damai 2024 dianggap Wibi sebagai bentuk perdamaian dan hak asasi manusia yang dimiliki semua orang. Ia menegaskan bahwa NasDem mengedepankan politik yang riang gembira dan menolak melakukan provokasi atau menyebarkan hoaks.

"Kami ini jubir-jubir AMIN ini brief-nya satu, sampaikan kebenaran. Kita tidak boleh melakukan provokator, apalagi hoaks," pungkasnya.

Back to Top