Sleman, (06/4) Studio Alam Gamplong, Sleman,
Yogyakarta memiliki potensi besar di bidang seni, pendidikan, dan ekonomi
kreatif. Potensi itu sekaligus membuka mata terhadap kekuatan ekonomi kreatif
berbasis desa yang berkembang secara mandiri sejak 2016.
Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VII DPR
dari Fraksi Partai NasDem, Yoyo Riyo Sudibyo, saat Kunjungan Kerja Komisi VII
DPR ke Studio Alam Gamplong, Sleman, Kamis (2/4/2026).
"Ini 'mutiara tersembunyi' atau hidden gem.
Jujur, saya seperti menemukan sebuah mutiara yang luar biasa. Ini ada di sebuah
kampung yang sebelumnya hanya saya dengar sekilas, tapi ternyata potensinya
sangat besar dan masih eksis sampai sekarang,” ujar Yoyo.
Dalam kesempatan tersebut, Yoyo juga mengapresiasi
perjuangan pelaku industri kreatif di bidang film seperti Hanung Bramantyo dan
pengelola lokal yang berhasil membangun, mempertahankan, dan mengembangkan
kawasan tersebut dengan komitmen tinggi.
“Jarang ada orang yang mau mengembangkan potensi
desa dengan ikhlas seperti ini, bukan untuk kepentingan politik atau keuntungan
semata, tetapi untuk seni, pendidikan, dan masyarakat,” tukasnya.
Disoroti juga oleh Legislator NasDem dari Dapil
Jawa Tengah X yang meliputi Kabupaten Batang, Pekalongan, Pemalang, Kota
Pekalongan itu, minimnya dukungan pemerintah terhadap pengembangan Studio Alam
Gamplong, terutama dari sisi infrastruktur. Menurutnya, pemerintah seharusnya
lebih aktif mendukung potensi yang ada.
“Ini seharusnya jadi perhatian pemerintah daerah
dan provinsi. Potensinya luar biasa, tapi kalau tidak dibantu, sayang sekali,” tegas Yoyok.
Ditambahkan olehnya, salah satu temuan di lapangan
adalah kondisi akses jalan menuju lokasi yang masih menjadi keluhan pengunjung.
Ada inisiatif swadaya dari pengelola untuk memperbaiki jalan tersebut.
"Pengelola sebaiknya lebih proaktif
berkomunikasi dengan pemerintah. Saya siap secara pribadi menjadi penghubung
antara pengelola dan pemerintah. Kalau butuh penghubung ke pemerintah, saya
siap membantu. Jangan ragu untuk menyampaikan kebutuhan,” ujar Yoyo. (JHL.7)